AKURAT.CO Lautan menutupi lebih dari dua pertiga permukaan planet bumi ini. keberadaan laut tidak hanya menyimpan keindahan dan misteri, namun juga memiliki peranan penting dalam keberlangsungan makhluk hidup.
Karena peranan yang luar biasa itu, lautan juga kerap dijuluki dengan ‘paru-paru bumi,' meskipun julukan itu lebih melekat pada hutan, tapi julukan tersebut sebenarnya layak dipakai untuk lautan.
Hutan memang menghasilkan banyak oksigen lewat fotosintesis pohon dan tumbuhan, tapi ternyata hasil tersebut tidak sebesar oksigen yang dihasilkan laut.
Baca Juga: Prabowo Yakin Program Desa Nelayan Mampu Perkuat Sektor Kelautan dan Perikanan
Alasan Lautan Disebut Paru-Paru Bumi
Oksigen yang kita hirup sebagian besar berasal dari laut. Tumbuhan fitoplankton yang tumbuh di permukaan laut berfotosintesis dengan memanfaatkan sinar matahari.
Dari proses tersebut, maka fitoplankton menghasilkan oksigen yang kemudian dilepaskan ke atmosfer. Nyatanya lebih dari 50% oksigen di dunia ini dihasilkan oleh fitoplankton di lautan.
Jumlah tersebut lebih besar dari oksigen yang dihasilkan oleh hutan hujan tropis. Laut juga memiliki fungsi lain, yakni menyerap karbon dioksida (CO2) sekitar seperempat emisi karbon yang dihasilkan manusia.
Dengan sumbangsih penyerapan karbon tersebut, laut membantu meperlambat pemanasan global. Peran ganda ini membuat laut benar-benar layak dijuluki dengan paru-paru bumi.
Baca Juga: Fungsi Pelni dalam Transportasi Laut Indonesia, Ini Peran Pentingnya
Manfaat Laut Bagi Kehidupan
Keberadaan laut memberikan berbagai manfaat penting bagi kehidupan manusia maupun lingkungan. Beberapa di antaranya adalah:
Sumber Oksigen
Laut menyediakan lebih dari setengah oksigen yang diperlukan untuk bernapas oleh manusia dan hewan.
Pengatur Iklim
Laut menyerap panas matahari dan mendistribusikannya melalui arus laut, sehingga membantu menjaga kestabilan iklim di berbagai belahan dunia.
Sumber Pangan
Laut menjadi rumah bagi ikan, udang, rumput laut, hingga kerang yang menjadi sumber protein bagi miliaran orang di dunia.
Jalur Transportasi dan Perdagangan
Sejak dahulu, laut dimanfaatkan sebagai jalur perdagangan antarwilayah dan antarnegara. Hingga kini, sebagian besar perdagangan internasional masih menggunakan jalur laut.
Sumber Ekonomi dan Energi
Laut menyimpan potensi besar dalam bidang pariwisata, perikanan, hingga energi terbarukan seperti tenaga gelombang laut dan angin lepas pantai.
Penyedia Obat-obatan
Banyak organisme laut yang menjadi bahan penelitian untuk pengembangan obat, termasuk antibiotik dan obat antikanker.
Bunga Adinda (Magang)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Eks Ketua KY Soroti Putusan MK soal Ijazah Gibran: Tidak Menemukan Bukti Bukan Berarti Terbukti
- 2Kalender Jawa 12 Oktober 2026: Watak Weton Senin Pahing Dikenal Tegas dan Punya Cita-Cita Tinggi
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Belajar dari Jepang, Erick Thohir Ingin Timnas Indonesia Punya Dua Skuad Berkualitas
- 5Prediksi Lens vs Sporting CP 13 Oktober 2026: Skor, H2H, dan Susunan Pemain
- 6Aprilia Buang Peluang Emas Meski Kuasai 4 Besar di Mandalika, Marc Marquez Pemenang Sesungguhnya!
- 7Kalender Jawa 13 Oktober 2026: Watak Weton Selasa Pon, Setia tetapi Mudah Cemburu
- 8Prediksi Skor Sabah FK vs Slavia Praha 13 Oktober 2026: Siapa yang Diunggulkan?
- 9BGN Resmikan 980 Dapur MBG untuk Wilayah 3T
- 10KPK Tetapkan Lima Tersangka OTT BNPB, Adik hingga Orang Kepercayaan Suharyanto Terjerat









