Akurat

Apa Saja Bentuk Gotong Royong dalam Masyarakat? Ini Penjelasan Lengkap dan Contohnya

Naufal Lanten | 15 Januari 2026, 12:00 WIB
Apa Saja Bentuk Gotong Royong dalam Masyarakat? Ini Penjelasan Lengkap dan Contohnya

AKURAT.CO Apa saja bentuk gotong-royong dalam masyarakat? Gotong royong merupakan salah satu nilai sosial yang paling melekat dalam kehidupan masyarakat Indonesia. Konsep bekerja bersama secara sukarela ini tidak hanya menjadi kebiasaan turun-temurun, tetapi juga berperan besar dalam menjaga keharmonisan sosial, memperkuat persatuan, serta meringankan beban kehidupan bersama.

Lantas, apa saja bentuk gotong royong dalam masyarakat? Bagaimana penerapannya dalam kehidupan sehari-hari, mulai dari lingkungan rumah, sekolah, hingga komunitas adat di berbagai daerah Indonesia? Berikut ulasan lengkapnya.


Pengertian Gotong Royong dan Maknanya dalam Kehidupan Sosial

Mengutip buku Gotong Royong karya Sri Widayati (2020), gotong royong adalah aktivitas yang dilakukan secara bersama-sama dan sukarela demi mencapai tujuan bersama. Nilai ini mencerminkan solidaritas sosial, kepedulian, serta rasa persaudaraan antarsesama.

Gotong royong juga sejalan dengan sila ketiga Pancasila, yakni Persatuan Indonesia, karena menekankan kebersamaan dan kepentingan kolektif di atas kepentingan pribadi. Dalam praktiknya, gotong royong tidak terbatas pada pekerjaan fisik, tetapi juga mencakup kerja sama sosial, musyawarah, hingga dukungan moral.


Bentuk Gotong Royong dalam Masyarakat

Bentuk gotong royong di masyarakat sangat beragam dan menyesuaikan dengan kebutuhan lingkungan setempat. Berikut beberapa bentuk yang paling sering dijumpai dalam kehidupan sehari-hari.

Kerja Bakti Membersihkan Lingkungan

Kerja bakti merupakan bentuk gotong royong yang paling umum. Kegiatan ini biasanya dilakukan untuk membersihkan jalan, selokan, taman, tempat ibadah, atau fasilitas umum lainnya. Selain menjaga kebersihan dan kesehatan lingkungan, kerja bakti juga menjadi sarana mempererat hubungan antarwarga.

Membangun dan Memperbaiki Fasilitas Umum

Gotong royong juga tampak jelas saat masyarakat bersama-sama membangun atau memperbaiki fasilitas umum, seperti jembatan, jalan desa, pos ronda, sekolah, atau masjid. Tanpa pamrih, warga menyumbangkan tenaga, waktu, bahkan bahan bangunan demi kepentingan bersama.

Saling Membantu Saat Terjadi Musibah

Ketika bencana seperti banjir, kebakaran, atau gempa terjadi, semangat gotong royong biasanya muncul dengan kuat. Warga saling membantu dengan memberikan tenaga, sumbangan, makanan, hingga dukungan moral untuk meringankan beban korban.

Membantu Warga yang Mengadakan Hajatan

Dalam berbagai acara adat atau keluarga seperti pernikahan, khitanan, dan selamatan, gotong royong menjadi bagian tak terpisahkan. Warga sekitar biasanya membantu memasak, mendirikan tenda, menyiapkan perlengkapan, hingga menjaga ketertiban acara.

Ronda atau Siskamling

Kegiatan ronda malam dilakukan secara bergiliran oleh warga untuk menjaga keamanan lingkungan. Selain berpatroli, warga juga memastikan kondisi rumah tetangga aman dan lampu penerangan berfungsi dengan baik. Ini menjadi contoh gotong royong dalam menjaga rasa aman bersama.


Bentuk dan Jenis Gotong Royong Lainnya

Selain contoh di atas, terdapat banyak bentuk gotong royong lain yang dijumpai dalam masyarakat, antara lain:

  • Gotong royong membersihkan lokasi terdampak bencana

  • Membantu pembangunan atau perbaikan rumah warga

  • Menyiapkan dapur umum pada momen tertentu seperti Ramadan

  • Bergotong royong saat panen raya

  • Menjaga keamanan lingkungan secara bersama-sama

  • Membantu korban kecelakaan di sekitar tempat tinggal

Sementara itu, jenis gotong royong juga dapat diklasifikasikan menjadi beberapa bentuk, seperti kerja bakti, tanggap bencana, musyawarah untuk mufakat, gotong royong panen, hingga belajar bersama.


Contoh Gotong Royong di Rumah, Sekolah, dan Lingkungan Masyarakat

Gotong royong tidak hanya dilakukan di lingkungan masyarakat luas, tetapi juga dalam lingkup yang lebih kecil seperti rumah dan sekolah.

Di rumah, gotong royong terlihat dari kebiasaan membersihkan rumah bersama, membantu orang tua, memasak bersama, merawat anggota keluarga yang sakit, hingga belajar bersama.

Di sekolah, gotong royong tercermin melalui kegiatan piket kelas, kerja kelompok, menjenguk teman yang sakit, membersihkan lingkungan sekolah, serta persiapan kegiatan dan peringatan hari besar.

Sementara di lingkungan masyarakat, gotong royong tampak dalam kegiatan kebersihan lingkungan, peringatan hari besar nasional dan keagamaan, membantu tetangga yang kesulitan, hingga ikut menjaga keamanan melalui siskamling.


Tradisi Gotong Royong di Berbagai Daerah Indonesia

Setiap daerah di Indonesia memiliki tradisi gotong royong yang khas dan sarat nilai budaya.

Salah satunya adalah Rambu Solo’ di Toraja, Sulawesi Selatan, yaitu tradisi pemakaman adat yang melibatkan banyak orang dalam pelaksanaannya. Tradisi ini mencerminkan kuatnya solidaritas dan kebersamaan masyarakat Toraja.

Ada pula Marakka’ Bola atau Mappalette dari suku Bugis, yakni tradisi memindahkan rumah secara beramai-ramai. Puluhan hingga ratusan warga bergotong royong mengangkat rumah, kemudian dilanjutkan dengan acara syukuran.

Di Jawa, dikenal tradisi Sinoman, yaitu gotong royong dalam penyelenggaraan hajatan, di mana ibu-ibu membantu di dapur dan pemuda desa bertugas menyiapkan perlengkapan serta melayani tamu.


Manfaat Gotong Royong bagi Kehidupan Bermasyarakat

Gotong royong memberikan banyak manfaat nyata, di antaranya meringankan beban pekerjaan, menumbuhkan sikap kebersamaan, mempererat hubungan sosial, serta meningkatkan rasa persatuan dan kesatuan. Nilai-nilai seperti tolong-menolong, rela berkorban, dan kepedulian sosial tumbuh secara alami melalui praktik gotong royong.


Kesimpulan

Jadi, apa saja bentuk gotong royong dalam masyarakat? Jawabannya mencakup berbagai aktivitas, mulai dari kerja bakti, membantu saat musibah, membangun fasilitas umum, ronda malam, hingga tradisi adat di berbagai daerah. Gotong royong bukan sekadar kebiasaan, tetapi nilai luhur yang menjadi identitas sosial bangsa Indonesia.

Kalau kamu tertarik memahami lebih dalam nilai-nilai sosial dan budaya Indonesia, pantau terus artikel edukatif dan informatif lainnya di AKURAT.CO.

Baca Juga: Komitmen Prabowo dan Gotong Royong Jadi Kunci Sukses Swasembada Pangan

Baca Juga: Perkuat Mitigasi Banjir Pemukiman, NHM Peduli Bangun Talud Bronjong di Desa Tahane secara Gotong Royong

FAQ

1. Apa yang dimaksud dengan gotong royong?

Gotong royong adalah kegiatan bekerja bersama secara sukarela untuk mencapai tujuan bersama. Gotong royong mencerminkan nilai kebersamaan, solidaritas, dan kepedulian sosial yang telah mengakar dalam budaya masyarakat Indonesia.

2. Apa saja bentuk gotong royong dalam masyarakat?

Bentuk gotong royong dalam masyarakat sangat beragam, antara lain kerja bakti membersihkan lingkungan, membangun fasilitas umum, membantu warga yang terkena musibah, membantu hajatan warga, serta melakukan ronda atau siskamling untuk menjaga keamanan lingkungan.

3. Mengapa gotong royong penting bagi kehidupan bermasyarakat?

Gotong royong penting karena dapat meringankan beban pekerjaan, mempererat hubungan sosial, menumbuhkan rasa kebersamaan, serta memperkuat persatuan dan kesatuan dalam kehidupan bermasyarakat.

4. Apa contoh gotong royong di lingkungan rumah?

Contoh gotong royong di rumah antara lain membersihkan rumah bersama, membantu orang tua mencuci atau memasak, merawat anggota keluarga yang sakit, berkebun bersama, hingga belajar bersama dan saling membantu mengerjakan tugas.

5. Apa contoh gotong royong di sekolah?

Di sekolah, gotong royong dapat dilihat melalui kegiatan piket kelas, kerja kelompok, membersihkan lingkungan sekolah, menjenguk teman yang sakit, serta mempersiapkan kegiatan atau peringatan hari besar secara bersama-sama.

6. Apa saja contoh gotong royong di lingkungan masyarakat?

Contoh gotong royong di masyarakat meliputi kerja bakti, membantu tetangga yang kesulitan, ikut kegiatan lingkungan seperti peringatan hari besar, membangun masjid atau pos ronda, hingga menjaga keamanan lingkungan melalui siskamling.

7. Apa saja manfaat gotong royong?

Manfaat gotong royong antara lain meringankan beban pekerjaan, mempercepat penyelesaian tugas, menumbuhkan sikap tolong-menolong, memperkuat hubungan sosial, serta meningkatkan rasa persatuan dan kesatuan nasional.

8. Apa nilai-nilai yang terkandung dalam gotong royong?

Nilai-nilai dalam gotong royong meliputi kebersamaan, persatuan, rela berkorban, tolong-menolong, solidaritas sosial, dan kepedulian terhadap sesama.

9. Apakah gotong royong hanya dilakukan di desa?

Tidak. Gotong royong dapat dilakukan baik di desa maupun di kota. Meskipun bentuknya bisa berbeda, semangat kerja sama dan kepedulian sosial tetap menjadi inti dari gotong royong di mana pun dilakukan.

10. Apa contoh tradisi gotong royong di Indonesia?

Beberapa contoh tradisi gotong royong di Indonesia antara lain Rambu Solo’ di Toraja, Marakka’ Bola atau Mappalette di Sulawesi Selatan, serta tradisi Sinoman di Jawa yang biasanya dilakukan saat hajatan atau acara adat.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.