Jangan Salah Kutip! Ini Cara Benar Mengutip Jurnal Internasional untuk Skripsi

AKURAT.CO Mengutip jurnal internasional merupakan bagian penting dalam penulisan skripsi untuk memperkuat landasan teori dan meningkatkan validitas penelitian.
Namun, masih banyak mahasiswa yang keliru dalam menerapkan teknik sitasi sesuai kaidah akademik.
Kesalahan dalam penulisan kutipan tidak hanya menurunkan kualitas karya ilmiah, tetapi juga berisiko menimbulkan pelanggaran etika akademik. Karena itu, pemahaman yang tepat mengenai cara mengutip jurnal internasional menjadi hal yang krusial.
Berikut sejumlah panduan yang perlu diperhatikan mahasiswa dalam mengutip jurnal internasional pada penulisan skripsi.
Pahami Gaya Sitasi yang Digunakan
Setiap bidang keilmuan memiliki gaya sitasi yang berbeda, seperti APA, MLA, atau Chicago Style.
Mahasiswa harus memastikan gaya kutipan yang digunakan sesuai dengan pedoman fakultas atau universitas, serta menerapkannya secara konsisten di seluruh naskah skripsi.
Cantumkan Informasi Kutipan secara Lengkap
Setiap kutipan wajib memuat informasi penting, meliputi nama penulis, judul artikel, nama jurnal, volume dan nomor edisi, tahun terbit, serta halaman yang dirujuk.
Kelengkapan data ini penting agar sumber dapat diverifikasi secara akademik.
Baca Juga: Resmi! Diskon Pajak Kendaraan 50 Persen di DKI Jakarta 2026, Ini Syarat dan Cara Ajukannya
Bedakan Kutipan Langsung dan Tidak Langsung
Kutipan langsung digunakan ketika menyalin pernyataan asli dari sumber dan harus disertai tanda kutip.
Sementara kutipan tidak langsung dilakukan dengan memparafrasekan gagasan penulis lain tanpa mengubah makna, namun tetap mencantumkan sumber rujukan.
Gunakan Jurnal Bereputasi dan Sumber Primer
Mahasiswa disarankan mengutip jurnal internasional bereputasi yang telah melalui proses penelaahan sejawat (peer-reviewed).
Penggunaan sumber primer dinilai lebih kredibel dibandingkan mengutip tugas akhir atau referensi sekunder.
Susun Daftar Pustaka secara Sistematis
Seluruh sumber yang dikutip dalam teks wajib dicantumkan dalam daftar pustaka.
Penulisan daftar pustaka harus mengikuti format gaya sitasi yang dipilih agar tertata rapi dan konsisten.
Perhatikan Ketelitian dan Konsistensi
Sebelum skripsi dikumpulkan, seluruh kutipan perlu diperiksa kembali untuk memastikan keakuratan data dan keseragaman format.
Ketelitian dalam sitasi akan memperkuat argumen penelitian sekaligus meningkatkan kualitas akademik karya tulis.
Mengutip jurnal internasional dengan benar tidak hanya bertujuan memenuhi ketentuan akademik, tetapi juga mencerminkan integritas, kejujuran, dan profesionalisme penulis.
Baca Juga: Pemutihan Ijazah Bukti Kehadiran Negara, Komisi E DPRD Jakarta: Program yang Luar Biasa
Dengan memahami teknik sitasi yang tepat dan memilih sumber terpercaya, mahasiswa dapat menghasilkan skripsi yang kredibel dan bernilai ilmiah tinggi.
Laporan: Aqila Shafiqa Aryaputri/magang
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Eks Ketua KY Soroti Putusan MK soal Ijazah Gibran: Tidak Menemukan Bukti Bukan Berarti Terbukti
- 2Kalender Jawa 12 Oktober 2026: Watak Weton Senin Pahing Dikenal Tegas dan Punya Cita-Cita Tinggi
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Belajar dari Jepang, Erick Thohir Ingin Timnas Indonesia Punya Dua Skuad Berkualitas
- 5Prediksi Lens vs Sporting CP 13 Oktober 2026: Skor, H2H, dan Susunan Pemain
- 6Aprilia Buang Peluang Emas Meski Kuasai 4 Besar di Mandalika, Marc Marquez Pemenang Sesungguhnya!
- 7Kalender Jawa 13 Oktober 2026: Watak Weton Selasa Pon, Setia tetapi Mudah Cemburu
- 8Prediksi Skor Sabah FK vs Slavia Praha 13 Oktober 2026: Siapa yang Diunggulkan?
- 9BGN Resmikan 980 Dapur MBG untuk Wilayah 3T
- 10KPK Tetapkan Lima Tersangka OTT BNPB, Adik hingga Orang Kepercayaan Suharyanto Terjerat









