Apa Itu Teori Evolusi? Ini Sejumlah Dasar dan Bukti-Buktinya

AKURAT.CO Teori evolusi adalah konsep ilmiah yang menjelaskan bagaimana makhluk hidup berubah seiring waktu melalui mekanisme seleksi alam.
Gagasan ini pertama kali dipopulerkan oleh Charles Darwin dalam bukunya On the Origin of Species (1859).
Evolusi menjelaskan bagaimana spesies baru muncul dan bagaimana spesies yang ada dapat beradaptasi atau punah sebagai respons terhadap perubahan lingkungan.
Teori evolusi didukung oleh berbagai bukti dari fosil, anatomi, embriologi, biokimia, hingga pengamatan langsung.
Pemahaman tentang evolusi membantu kita mengerti bagaimana kehidupan berkembang di Bumi dan bagaimana spesies dapat beradaptasi terhadap perubahan lingkungan
Dasar-Dasar Teori Evolusi
-
Variasi dalam Populasi
Setiap individu dalam suatu spesies memiliki variasi genetik yang diwariskan dari generasi ke generasi. -
Seleksi Alam
Individu yang memiliki sifat yang lebih sesuai dengan lingkungan akan bertahan hidup lebih lama dan memiliki peluang lebih besar untuk berkembang biak. -
Pewarisan Sifat
Sifat-sifat yang menguntungkan akan diwariskan kepada keturunan, sehingga perlahan-lahan populasi akan mengalami perubahan. -
Perubahan Bertahap
Proses evolusi berlangsung dalam jangka waktu yang sangat lama, menyebabkan spesies berubah secara bertahap.
Bukti-Bukti Evolusi
Terdapat berbagai bukti yang mendukung teori evolusi, di antaranya:
-
Fosil
Fosil menunjukkan perubahan bertahap pada makhluk hidup dari masa ke masa. Misalnya, fosil kuda purba menunjukkan bagaimana kuda berevolusi dari makhluk kecil berkaki empat menjadi kuda modern. -
Anatomi Perbandingan
Struktur tubuh makhluk hidup yang serupa (homologi), seperti tulang tangan manusia, sirip paus, dan sayap kelelawar, menunjukkan bahwa mereka memiliki leluhur yang sama. -
Embriologi
Perkembangan embrio berbagai spesies memiliki kesamaan yang menunjukkan hubungan evolusi. Misalnya, embrio ikan, burung, dan mamalia memiliki lengkungan insang pada tahap awal perkembangan. -
Biokimia dan Genetika
Kemiripan DNA antarspesies menunjukkan hubungan kekerabatan. Misalnya, manusia dan simpanse memiliki kesamaan genetik sekitar 98-99%, yang menunjukkan bahwa keduanya memiliki leluhur yang sama. -
Evolusi yang Teramati
Evolusi dapat diamati dalam kehidupan nyata, seperti resistensi bakteri terhadap antibiotik atau perubahan pada populasi burung di Kepulauan Galápagos yang diamati oleh Darwin.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.






