Mengapa Banyak Orang Sulit Lepas dari Gadget? Ini Penjelasannya

AKURAT.CO Penggunaan gadget yang berlebihan kini menjadi fenomena yang semakin umum terjadi.
Banyak orang merasa sulit melepaskan diri dari ponsel, terutama karena aktivitas digital sudah menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari.
Kondisi ini memunculkan pertanyaan: apa sebenarnya penyebab kecanduan gadget?
Sejumlah faktor, mulai dari psikologis, lingkungan, hingga desain aplikasi, berperan dalam membuat seseorang terus kembali menatap layar.
1. Faktor Psikologis
Kecanduan gadget sering kali berawal dari kondisi emosional. Stres, rasa bosan, hingga keinginan untuk “melarikan diri” dari masalah membuat seseorang mencari pelarian melalui ponsel.
Selain itu, fenomena fear of missing out (FOMO) juga mendorong orang untuk terus mengecek notifikasi agar tidak merasa tertinggal.
Aktivitas digital seperti scrolling media sosial atau bermain gim juga memicu pelepasan dopamin di otak—zat kimia yang menimbulkan rasa senang.
Efek ini membuat pengguna terdorong untuk mengulang perilaku yang sama secara terus-menerus.
2. Pengaruh Lingkungan
Lingkungan memiliki peran besar dalam membentuk kebiasaan penggunaan gadget.
Pola kerja yang menuntut selalu online, interaksi sosial yang bergeser ke dunia digital, hingga kurangnya batasan waktu penggunaan membuat seseorang semakin sulit mengontrol diri.
Baca Juga: Memahami Geopolitik Global: Rahasia di Balik Kekuatan Negara
Dalam jangka panjang, kebiasaan ini bisa berubah menjadi ketergantungan tanpa disadari, terutama jika tidak ada aturan yang jelas terkait screen time.
3. Desain Aplikasi yang Adiktif
Selain faktor internal, kecanduan gadget juga dipengaruhi oleh cara aplikasi dirancang.
Banyak platform digital menggunakan fitur yang membuat pengguna terus bertahan lebih lama, seperti infinite scroll, notifikasi yang menarik perhatian, serta algoritma yang menyajikan konten sesuai minat pengguna.
Desain ini secara tidak langsung “mengunci” perhatian pengguna, sehingga mereka terus kembali tanpa sadar telah menghabiskan banyak waktu.
Kecanduan gadget bukan hanya soal kebiasaan, tetapi hasil dari kombinasi faktor psikologis, lingkungan, dan desain teknologi itu sendiri.
Memahami penyebabnya menjadi langkah awal untuk mengontrol penggunaan gadget agar tetap sehat dan seimbang dalam kehidupan sehari-hari.
Laporan: Caesaria Ananda/magang
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Belajar dari Jepang, Erick Thohir Ingin Timnas Indonesia Punya Dua Skuad Berkualitas
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Aprilia Buang Peluang Emas Meski Kuasai 4 Besar di Mandalika, Marc Marquez Pemenang Sesungguhnya!
- 5Kalender Jawa 13 Oktober 2026: Watak Weton Selasa Pon, Setia tetapi Mudah Cemburu
- 6Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 7Rusia Perluas Pangkalan Militer di Libya, NATO Terancam dari Dua Arah
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Usut Korupsi BNPB, KPK Endus Keterlibatan Perusahaan Keluarga dan Orang Kepercayaan Suharyanto
- 10BGN Resmikan 980 Dapur MBG untuk Wilayah 3T








