Akurat

Bagaimana Pengaruh Perkembangan Politik Global Terhadap Kemerdekaan Indonesia?

Sultan Tanjung | 6 Mei 2024, 13:40 WIB
Bagaimana Pengaruh Perkembangan Politik Global Terhadap Kemerdekaan Indonesia?

AKURAT.CO Pengaruh perkembangan politik global terhadap kemerdekaan Indonesia sangat signifikan.

Pada masa itu, dunia sedang mengalami perubahan besar akibat Perang Dunia II dan pergeseran kekuatan di tingkat global.

Berbagai faktor mempengaruhi perjuangan kemerdekaan Indonesia, termasuk:

  1. Keterlibatan Jepang:

    Jepang, yang menduduki Indonesia selama perang, memberikan janji kemerdekaan “di kemudian hari.”

    Meskipun janji ini diberikan, rakyat Indonesia harus berjuang untuk merebut kemerdekaan secara aktif.

    Keterliburan Jepang dalam perang juga mempercepat proses perubahan politik global.

  2. Pergerakan Nasional:

    Perkembangan politik global, seperti pemikiran demokrasi dan hak asasi manusia, mempengaruhi munculnya pergerakan nasional di Indonesia.

    Para pemimpin seperti Soekarno dan Moh Hatta memperjuangkan kemerdekaan dengan semangat nasionalisme dan menginspirasi rakyat untuk berjuang melawan penjajahan.

  3. Respon Internasional:

    Negara-negara baru dengan cepat mengakui kemerdekaan Indonesia setelah perang, terutama karena bangkitnya perlawanan kolonialisme Eropa.

    Namun, ada juga negara yang mengecam pendudukan kembali Belanda atas Indonesia. Respon internasional memainkan peran penting dalam menentukan posisi Indonesia di dunia.

  4. Hubungan dengan Kekuatan Global:

    Aliansi strategis, kemitraan ekonomi, dan kerja sama politik dengan kekuatan-kekuatan besar memiliki dampak langsung terhadap pengaruh dan posisi geopolitik Indonesia.

    Hubungan dengan Amerika Serikat, Tiongkok, dan Uni Eropa memainkan peran sentral dalam perjuangan kemerdekaan.

Dengan demikian, perkembangan politik global memainkan peran penting dalam perjuangan kemerdekaan Indonesia.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.