Mengenal Budaya Patriarki: Pengertian, Dampak dan Contohnya di Indonesia

AKURAT.CO Sistem sosial yang menempatkan laki-laki sebagai pemegang kekuasaan utama masih aktif memengaruhi kehidupan perempuan Indonesia di tengah perubahan sosial yang semakin cepat. Ini dikenal dengan budaya patriarki.
Budaya patriarki menganggap perempuan sebagai yang "paling cocok" di ranah domestik, sedangkan laki-laki "paling berhak" di ranah publik.
Istilah patriarki berasal dari kata "patriarkat" yang berarti sistem sosial di mana laki-laki mendominasi dalam bidang kepemimpinan, kontrol moral, hak sosial maupun penguasaan properti.
Dalam keluarga, patriarki terlihat saat ayah atau laki-laki dianggap sebagai otoritas tunggal yang mengatur anggota keluarga dan harta benda.
Secara umum, budaya ini tidak hanya persoalan individu tetapi sistem seperti pendidikan, pekerjaan, politik, hukum.
Dampak Budaya Patriarki pada Perempuan
1. Marginalisasi
Perempuan tersingkirkan karena peran gender yang ditetapkan sosial yang memicu keterbatasan akses.
2. Subordinasi
Perempuan dianggap lebih rendah daripada laki-laki seperti perempuan di ranah domestik, laki-laki di ranah publik.
3. Stereotip
Label seperti "wanita harus macak, manak dan masak" (dalam budaya Jawa) yang membatasi ruang perempuan.
4. Kekerasan
Budaya patriarki menjadi akar munculnya berbagai bentuk kekerasan terhadap perempuan.
5. Beban ganda
Selain di ranah publik atau pekerjaan, perempuan juga tetap harus mengurus pekerjaan domestik.
Contoh Budaya Patriarki di Indonesia
1. Rumah Tangga
Perempuan selalu dituntut mengerjakan pekerjaan rumah tangga, sementara laki-laki tidak selalu dituntut demikian. Jika laki-laki melakukannya, maka akan mendapat pujian lebih.
2. Pekerjaan
Sebagian besar profesi masih didominasi oleh laki-laki dan adanya keraguan terhadap perempuan yang memasuki bidang tersebut.
3. Politik dan Publik
Perempuan masih ditempatkan sebagai "bayang-bayang" laki-laki dan partisipasi perempuan dalam politik atau kepemimpinan publik masih terbatas oleh budaya patriarki.
4. Kehidupan Pribadi dan Sosial
Tuntutan terhadap penampilan perempuan, kontrol atas waktu dan ruang perempuan seperti larangan keluar rumah larut malam dan pendidikan perempuan yang masih dianggap "cukup" dibanding laki-laki.
Strategi untuk Mengatasi Budaya Patriarki
1. Meningkatkan akses dan kesetaraan pendidikan bagi perempuan serta membongkar stereotip gender sejak dini.
2. Mendorong representasi perempuan dalam ranah publik seperti pekerjaan, politik, kepemimpinan.
3. Mengubah tuturan-tuturan bahasa yang memperkuat patriarki seperti ungkapan tradisional yang membatasi perempuan.
4. Membuka dialog sosial dan edukasi tentang kesetaraan gender dan dampak negatif patriarki.
5. Memperkuat regulasi dan kebijakan yang melindungi perempuan dari kekerasan diskriminasi dan memastikan hak perempuan di ranah publik dan pribadi.
Budaya patriarki merupakan sistem sosial yang tetap memberikan dampak nyata terhadap perempuan sejak lama, mulai dari kehidupan rumah tangga, pendidikan, pekerjaan hingga politis.
Dengan memahami pengertian, dampak, dan contoh patriarki di Indonesia, kita akan lebih sadar untuk melakukan perubahan.
Laporan: Marina Yeremin Sindika Sari/magang
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Eks Ketua KY Soroti Putusan MK soal Ijazah Gibran: Tidak Menemukan Bukti Bukan Berarti Terbukti
- 2Kalender Jawa 12 Oktober 2026: Watak Weton Senin Pahing Dikenal Tegas dan Punya Cita-Cita Tinggi
- 3Belajar dari Jepang, Erick Thohir Ingin Timnas Indonesia Punya Dua Skuad Berkualitas
- 4Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 5Aprilia Buang Peluang Emas Meski Kuasai 4 Besar di Mandalika, Marc Marquez Pemenang Sesungguhnya!
- 6Prediksi Lens vs Sporting CP 13 Oktober 2026: Skor, H2H, dan Susunan Pemain
- 7Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 8Kalender Jawa 13 Oktober 2026: Watak Weton Selasa Pon, Setia tetapi Mudah Cemburu
- 9BGN Resmikan 980 Dapur MBG untuk Wilayah 3T
- 10KPK Tetapkan Lima Tersangka OTT BNPB, Adik hingga Orang Kepercayaan Suharyanto Terjerat






