Akurat

Menyongsong Kemandirian Belajar, Simak Contoh Tujuan Pembelajaran dalam Kurikulum Merdeka

Sultan Tanjung | 12 Januari 2024, 11:45 WIB
Menyongsong Kemandirian Belajar, Simak Contoh Tujuan Pembelajaran dalam Kurikulum Merdeka

AKURAT.CO Kurikulum Merdeka menjadi terobosan pendidikan yang menekankan pada kemandirian belajar dan pengembangan kompetensi siswa.

Salah satu elemen kunci dalam merancang Kurikulum Merdeka adalah merumuskan tujuan pembelajaran yang mendukung pertumbuhan holistik siswa.

Artikel ini akan mengulas beberapa contoh tujuan pembelajaran yang sesuai dengan semangat Kurikulum Merdeka.

Baca Juga: Kurikulum Merdeka Dukung Anak Kenali Minat Dan Bakat Sejak Dini

1. Tujuan Pemahaman Materi secara Holistik:

Contoh Tujuan:

  1. Mengenali Keterkaitan Antardisiplin Ilmu: Siswa diharapkan dapat mengintegrasikan konsep-konsep dari berbagai disiplin ilmu untuk memahami konteks yang lebih luas.

    • Contoh Tujuan: Siswa akan mampu mengidentifikasi dan menjelaskan keterkaitan antara ilmu pengetahuan alam, sosial, dan humaniora dalam konteks studi kasus yang diberikan.
  2. Mengapresiasi Perspektif Multikultural: Melalui pembelajaran, siswa diharapkan dapat mengembangkan pemahaman yang mendalam terhadap keragaman budaya dan pandangan dunia.

    • Contoh Tujuan: Siswa akan mampu mengapresiasi perspektif multikultural melalui analisis kritis terhadap nilai, norma, dan kepercayaan dalam berbagai masyarakat.

2. Tujuan Pengembangan Keterampilan Berpikir Kritis:

Contoh Tujuan:

  1. Menganalisis Informasi dan Menarik Kesimpulan: Siswa ditantang untuk mengembangkan keterampilan berpikir kritis dengan menganalisis informasi dan menyusun kesimpulan yang didukung oleh bukti.

    • Contoh Tujuan: Siswa akan mampu menganalisis informasi dari berbagai sumber dan menyusun kesimpulan yang logis dalam menanggapi isu kontemporer.
  2. Berpartisipasi dalam Diskusi Berbasis Bukti: Mengembangkan keterampilan berpikir kritis melalui partisipasi aktif dalam diskusi kelas yang didukung oleh bukti dan argumen.

    • Contoh Tujuan: Siswa akan mampu berpartisipasi dalam diskusi kelas dengan menyajikan argumen yang didukung oleh bukti dan merespons argumen orang lain secara konstruktif.

3. Tujuan Peningkatan Keterampilan Praktis:

Contoh Tujuan:

  1. Menerapkan Pengetahuan dalam Konteks Nyata: Siswa diharapkan dapat menerapkan pengetahuan yang diperoleh dalam situasi atau proyek dunia nyata.

    • Contoh Tujuan: Siswa akan mampu merancang dan melaksanakan proyek berbasis komunitas yang mengintegrasikan berbagai konsep dari mata pelajaran yang dipelajari.
  2. Mengembangkan Keterampilan Kewirausahaan: Mendorong siswa untuk mengembangkan keterampilan kewirausahaan yang mencakup inovasi, kreativitas, dan pengelolaan risiko.

    • Contoh Tujuan: Siswa akan mampu mengidentifikasi peluang bisnis, merancang model bisnis, dan mengelola keuangan proyek kewirausahaan.

4. Tujuan Pemberdayaan dan Keterlibatan Sosial:

Contoh Tujuan:

  1. Menginisiasi Proyek Sosial: Siswa diberdayakan untuk mengidentifikasi masalah sosial dan menginisiasi proyek yang memberikan dampak positif dalam masyarakat.

    • Contoh Tujuan: Siswa akan mampu mengidentifikasi masalah sosial di lingkungan mereka dan merancang proyek sosial yang berkontribusi pada pemecahan masalah tersebut.
  2. Aktif Berkontribusi dalam Komunitas: Mendorong siswa untuk terlibat aktif dalam kegiatan-kegiatan komunitas yang memperkaya pengalaman belajar mereka.

    • Contoh Tujuan: Siswa akan aktif berkontribusi dalam kegiatan sukarela atau proyek bersama komunitas untuk membangun keterlibatan sosial.

Kesimpulan:

Contoh tujuan pembelajaran dalam Kurikulum Merdeka mencerminkan semangat untuk membentuk siswa yang tidak hanya cerdas secara akademis tetapi juga mandiri, kreatif, dan peduli sosial.

Dengan merumuskan tujuan yang mencakup pemahaman holistik, keterampilan berpikir kritis, keterampilan praktis, dan keterlibatan sosial, pendidik dapat membantu siswa menghadapi tantangan dunia yang terus berubah.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.