Kenali Postpartum Depression Atau Baby Blues Yang Menyerang Ibu Pasca Melahirkan, Simak Cara Penanganannya

AKURAT.CO - Setiap kelahiran bayi membawa perasaan beragam, dari kegembiraan hingga kecemasan.
Namun, tahukah Kamu bahwa kelahiran juga dapat menyebabkan depresi pasca persalinan?
Mari kita bahas lebih lanjut.
Kebanyakan ibu baru mengalami postpartum depression atau lebih dikenal "baby blues" pasca melahirkan, yang biasanya meliputi perubahan suasana hati, tangisan, kecemasan, dan kesulitan tidur.
Baby blues biasanya dimulai dalam 2 hingga 3 hari pertama setelah melahirkan dan dapat berlangsung hingga dua minggu.
Gejala depresi pasca persalinan bervariasi dari ringan hingga berat, termasuk perubahan suasana hati, kecemasan, dan kesulitan tidur. Penting untuk menyadari bahwa depresi pasca persalinan bukanlah kelemahan karakter, melainkan komplikasi dari melahirkan.
Baca Juga: Doa Dihindarkan Dari Syndrom Baby Blues, Ibu Hamil Harus Mengamalkan Ini!
Penelitian telah menunjukkan kepada kita bahwa depresi seorang wanita akan membaik dengan dukungan yang konsisten dari orang terdekatnya. Sehingga keluarga dan suami jadi pendukung utama bagi new mom yang mengalami kesulitan.
Jika orang terdekat kamu mengalami hal ini pasca persalinan, kamu mungkin bertanya-tanya bagaimana cara membantunya. Berikut beberapa tips untuk membantu seseorang yang mengalami depresi pasca persalinan.
Dengarkan Perasaannya
Jika Kamu mengenal seseorang yang membutuhkan bantuan akibat depresi pasca persalinan, mereka mungkin merasa sendirian, bersalah, sedih, dan merasa seperti bukan ibu yang baik.
Mereka bahkan mungkin merasa cemas atau marah pasca melahirkan. Jangan abaikan perasaan ini.
Sebaliknya, kamu dapat menawarkan dukungan dengan mendengarkannya dan menunjukkan kepadanya bahwa kamu ada untuknya, dengarkan dia dan tunjukkan bahwa Kamu ada untuknya.
Dengan berada di sisinya dan mencoba memahami apa yang dia alami tanpa menghakimi atau meremehkan perasaannya, dia akan merasa lebih aman dan didukung.
Jangan Membandingkan
Jika Kamu mencoba membantu seseorang yang menderita depresi pasca persalinan dan Kamu memiliki anak, jangan bandingkan pengalaman Kamu dengan pengalaman mereka.
Jangan mengatakan hal-hal seperti, “Saat aku punya bayi, inilah yang aku lakukan,” atau “Jika kamu melakukan ini, kamu akan merasa lebih baik.”
Banyak ibu dengan depresi pasca melahirkan yang merasa dirinya bukan ibu yang baik atau kurang dibandingkan ibu lainnya.
Dengan membandingkan situasi Kamu, Kamu mungkin hanya memperbesar rasa bersalah dan malu.
Baca Juga: Viral Video Ibu Tenggelamkan Bayinya Sambil Tertawa, Diduga Alami Baby Blues
Yakinkan dan Dukung Keputusannya
Berikan jaminan bahwa gejalanya bukanlah identitasnya. Dukung keputusan-keputusannya, terutama terkait pengobatan yang mungkin direkomendasikan oleh dokter.
Bantu menjaga rumah dan bayi
Tawarkan bantuan konkret, seperti membantu dengan tugas rumah tangga atau menjaga bayi untuk memungkinkan ibu beristirahat. Biasanya ibu dengan depresi pasca persalinan sudah merasa bahwa mereka tidak cukup dan terlalu bergantung pada orang lain, mereka tidak akan pernah angkat bicara.
Sebaliknya, tawarkan cara khusus untuk membantu pada waktu tertentu. Ini mungkin berarti membawakan makan malam untuk satu malam, atau menjaga bayi selama beberapa jam agar sang ibu dapat tidur.
Perhatikan Hal-Hal Kecil
Apresiasi terhadap kemajuan kecil dapat memberikan dorongan moral. Sekecil apapun dukungan untuknya sangat berarti.
Katakan padanya bahwa hal-hal yang dia rasakan hanyalah gejalanya, bukan kesalahan dia.
Mengakhiri Stigma dan Memberikan Dukungan
Depresi pasca persalinan adalah kondisi medis yang dapat diatasi dengan dukungan yang tepat. Jangan ragu untuk membantu dan memberikan dukungan kepada ibu baru yang mengalami tantangan ini.
Semua orang memiliki peran dalam mengakhiri stigma seputar depresi pasca persalinan dan menciptakan lingkungan yang mendukung kesehatan mental ibu dan bayi.***
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini









