Mau Punya Mobil Listrik? Cek Dulu Biaya Servis dan Perawatannya di Sini

AKURAT.CO Saat ini, kendaraan listrik atau mobil listrik di Indonesia semakin populer.
Para pemilik mobil listrik tidak hanya tertarik pada harga jual dan efisiensi energi, namun juga pada biaya perawatan jangka panjang.
Artikel ini membahas beberapa hal yang harus diperhatikan sebelum membeli mobil listrik.
Alasan Mobil Listrik Butuh Perawatan
Tidak ada mesin pembakaran internal, berarti tidak perlu penggantian oli mesin, busi, filter udara/fuel secara rutin.
Sistemnya lebih sederhana secara mekanis, sehingga potensi kerusakan pada komponen penggerak tradisional bisa lebih rendah.
Komponen Servis Rutin Mobil Listrik dan Interval Waktunya
Filter AC/kabin, coolant, minyak rem.
Oli gardan atau reducer oil.
Pengecekan sistem baterai, sistem kelistrikan, motor listrik dan sistem pendingin baterai.
Interval servis dapat dilakukan setiap 6 bulan atau setiap 10.000 km.
Estimasi Biaya Servis Mobil Listrik di Indonesia
Mobil listrik seperti Neta V estimasinya gratis untuk 0-50.000 km; Rp611.000 untuk 60.000 km; Rp442.115 untuk 70.000 km; Rp1.280.000 untuk 80.000 km; hingga Rp3.387.000 untuk 100.000 km.
Mobil listrik Hyundai Ioniq 5 estimasinya yaitu Rp2.930.400 untuk 60.000 km; hingga Rp3.429.900 untuk 75.000 km.
Mobil listrik umum estimasi per tahun hanya sekitar Rp3-5 juta, jauh lebih rendah daripada mobil bensin yang mencapai Rp8-10 juta per tahun.
Perbandingan Biaya Mobil Listrik vs Mobil Konvensional
Biaya perawatan mobil listrik dalam jangka pendek cenderung lebih rendah karena tidak membutuhkan penggantian oli mesin, busi, filter bahan bakar, sistem pembuangan gas.
Mobil listrik dapat menghemat biaya servis hingga 30% lebih rendah daripada mobil bensin selama 3-5 tahun.
Terdapat titik besar yaitu jika baterai rusak atau perlu diganti akan menimbulkan harga tinggi.
Tips Biaya Servis Mobil Listrik Tetap Efisien
Ikuti jadwal servis rutin resmi dari pabrik agar komponen kritis seperti baterai atau motor listrik tetap dalam kondisi baik.
Perhatikan penggunaan baterai.
Gunakan bengkel resmi atau teknisi yang paham mobil listrik agar diagnosis dan perawatan tepat sasaran.
Simpan riwayat servis, karena bisa mempengaruhi nilai jual mobil listrik Anda kembali.
Perhatikan kondisi rem, kaki-kaki, dan ban.
Mobil listrik menawarkan salah satu keuntungan besar yaitu biaya servis dan perawatan yang lebih rendah daripada mobil konvensional dalam jangka pendek hingga menengah.
Dengan total biaya servis hingga 100.000 km hanya menghabiskan beberapa juta rupiah, estimasi biaya selama 5 tahun sekitar Rp 8-12 juta untuk beberapa jenis model.
Namun, pemilik mobil listrik harus menyadari bahwa penggantian baterai atau kerusakan komponen elektronik bisa menjadi biaya besar, sehingga sangat penting untuk melakukan perawatan tepat waktu dan penggunaan yang bijak
Laporan: Marina Yeremin Sindika Sari/magang
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Belajar dari Jepang, Erick Thohir Ingin Timnas Indonesia Punya Dua Skuad Berkualitas
- 2Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 3Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 4Aprilia Buang Peluang Emas Meski Kuasai 4 Besar di Mandalika, Marc Marquez Pemenang Sesungguhnya!
- 5Kalender Jawa 13 Oktober 2026: Watak Weton Selasa Pon, Setia tetapi Mudah Cemburu
- 6Rusia Perluas Pangkalan Militer di Libya, NATO Terancam dari Dua Arah
- 7Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Usut Korupsi BNPB, KPK Endus Keterlibatan Perusahaan Keluarga dan Orang Kepercayaan Suharyanto
- 10BGN Resmikan 980 Dapur MBG untuk Wilayah 3T








