Akurat

Jarak Tempuh Mobil Listrik Tesla Model Y Kini Bisa Ditambah, Tapi Perlu Biaya Lagi

Petrus C. Vianney | 7 Mei 2024, 17:20 WIB
Jarak Tempuh Mobil Listrik Tesla Model Y Kini Bisa Ditambah, Tapi Perlu Biaya Lagi

AKURAT.CO Tesla, perusahaan mobil listrik terkemuka, telah mengungkap rencananya untuk memberikan pemilik Model Y kesempatan untuk membuka lebih banyak jangkauan jarak tempuh pada kendaraan mereka.

Langkah ini dilakukan setelah CEO Tesla, Elon Musk, mengumumkan bahwa Model Y penggerak roda belakang versi Rentang Standar yang telah dibangun dan dijual selama beberapa bulan terakhir sebenarnya memiliki lebih banyak jangkauan daripada yang dijual kepada konsumen.

Elon Musk menyebutkan bahwa meskipun Model Y yang sudah dibangun memiliki jangkauan yang lebih besar dari yang diumumkan, perlu persetujuan peraturan untuk membuka jangkauan tambahan sebesar 40 hingga 60 mil.

Untuk mendapatkan jangkauan tambahan ini, pemilik Model Y dapat membayar antara $1.500 (Rp 24 jutaan) hingga $2.000 (Rp 32 jutaan), tergantung pada sel baterai yang dimiliki.

Selain itu, Tesla telah mengganti Model Y Rentang Standar dengan versi yang memiliki jangkauan 320 mil dengan biaya tambahan sebesar $2.000 (Rp 32 jutaan). Harga mobil ini sekarang dimulai dari $44.990 (Rp 722 jutaan).

"Rentang '260 mil' Model Y yang dibangun selama beberapa bulan terakhir sebenarnya memiliki lebih banyak jangkauan yang dapat dibuka untuk $1500 hingga $2000 (mendapatkan jangkauan 40 hingga 60 mil), tergantung pada sel baterai mana yang Anda miliki," tulis @elonmusk di platform X, Selasa (7/5/2024).

Elon Musk juga membagikan informasi ini melalui platform media sosial, menyoroti bahwa pemilik Model Y sebenarnya memiliki kesempatan untuk menambah jangkauan mobil mereka dengan membayar biaya tambahan.

Tidak hanya Tesla, tren dalam industri otomotif menunjukkan bahwa banyak produsen mobil telah menggunakan kunci perangkat lunak untuk mengontrol akses ke fitur tambahan mobil mereka.

Contohnya, Polestar dan Mercedes-Benz menawarkan pembaruan perangkat lunak dengan biaya tambahan untuk meningkatkan kinerja mobil mereka. Bahkan, BMW pernah mempertimbangkan untuk membatasi akses fitur seperti CarPlay dan kursi berpemanas melalui kunci perangkat lunak sebelum membatalkan rencana tersebut.

Dengan pengumuman ini, Tesla sekali lagi memperlihatkan kesiapannya untuk memberikan opsi tambahan kepada pemilik mobil mereka, meskipun dengan biaya tambahan.

Langkah ini tidak hanya memberikan fleksibilitas kepada konsumen tetapi juga mencerminkan tren industri yang semakin mengadopsi model bisnis yang memanfaatkan kunci perangkat lunak untuk mengontrol akses fitur kendaraan.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.