Akurat Logo

Prabowo Siapkan 200 Pompa dan Rp2 Miliar untuk Tangani Karhutla Tanjung Puting

Moehamad Dheny Permana | 13 Oktober 2026, 11:14 WIB
Prabowo Siapkan 200 Pompa dan Rp2 Miliar untuk Tangani Karhutla Tanjung Puting
Presiden Prabowo Subianto memimpin rapat terbatas terkait penanganan karhutla, di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (12/10/2026). - Foto: Instagram @sekretariat.kabinet.

AKURAT.CO Presiden Prabowo Subianto menyiapkan dukungan berupa 200 pompa air dan anggaran Rp2 miliar untuk pembuatan 200 titik bor air guna mempercepat penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Taman Nasional Tanjung Puting, Kalimantan Tengah.

Dukungan tersebut diberikan setelah Pangdam XXII/Tambun Bungai Mayjen TNI Zainul Arifin melaporkan kendala pemadaman di kawasan tersebut. Kebakaran tersebar di sejumlah titik, berada di wilayah rawa, dan sulit dijangkau kendaraan.

Dalam rapat perkembangan penanganan karhutla yang dipimpin secara hybrid dari Istana Merdeka, Jakarta, Senin (12/10/2026), Zainul menyampaikan kebutuhan pompa air berukuran kecil untuk membantu petugas memadamkan api.

Ketika mendapat informasi bahwa kebutuhan pompa mencapai sekitar 50 unit, Prabowo langsung memutuskan memberikan bantuan lebih banyak.

“Berapa kau butuh pompa air? 50? Saya kirim 200,” ujar Prabowo.

Selain pompa air, pemerintah juga akan mendukung pembuatan titik bor untuk memperoleh sumber air di lokasi kebakaran.

Menurut laporan Pangdam, karakteristik kawasan rawa memungkinkan sumber air didapatkan melalui pengeboran pada kedalaman sekitar 10 hingga 15 meter.

Prabowo kemudian menyetujui anggaran Rp2 miliar untuk pembuatan 200 titik bor air.

“Saya kirim Rp2 miliar, 200 titik,” kata Prabowo.

Ia meminta masyarakat setempat dilibatkan dalam proses pembuatan titik bor tersebut.

Langkah ini diharapkan dapat mempercepat penyediaan sumber air untuk pemadaman sekaligus mendukung penanganan kebakaran di lapangan.

Kebakaran Tanjung Puting Jadi Perhatian Khusus

Dalam rapat yang sama, Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Suharyanto melaporkan adanya kebakaran baru di kawasan Taman Nasional Tanjung Puting dengan luas sekitar 513,89 hektare.

Penanganan saat ini diperkuat melalui satuan tugas darat. Sementara itu, operasi pemadaman dari udara masih menghadapi kendala akibat jarak pandang yang rendah karena asap tebal.

Prabowo menegaskan bahwa kawasan Tanjung Puting perlu mendapat perhatian serius karena merupakan taman nasional yang harus dilindungi.

“Taman Nasional Tanjung Puting menjadi perhatian karena itu taman nasional,” ujarnya.

Baca Juga: McDonald's Indonesia Dampingi 5.250 Anak Marginal Lewat Community Month 2026

Halaman:
Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.