Panja RUU Pemilu Bakal Bahas Wacana Pemisahan Pileg dan Pilpres

AKURAT.CO Panitia Kerja (Panja) Rancangan Undang-Undang (RUU) Pemilu Komisi II DPR RI bakal membahas wacana pemisahan Pemilu Legislatif (Pileg) dan Pemilu Presiden (Pilpres), sebagai bagian dari penyusunan draf RUU Pemilu yang nantinya menjadi usul inisiatif DPR.
Wakil Ketua DPR, Saan Mustopa, mengatakan Panja akan menjadi forum untuk mempertemukan berbagai usulan partai politik mengenai desain penyelenggaraan pemilu, termasuk gagasan memisahkan Pileg dan Pilpres.
"Nanti pastinya ketika pembahasan di Panja. Panja kan sudah dibentuk di Komisi II, untuk menyusun draf RUU Pemilu yang nanti akan menjadi usul dari DPR," kata Saan di Kompleks Parlemen, Jakarta, Kamis (1/10/2026).
Baca Juga: DPR Bakal Temui Partai Nonparlemen Besok, Tampung Aspirasi Soal RUU Pemilu
Menurutnya, wacana pemisahan Pileg dan Pilpres sejauh ini telah disampaikan sejumlah partai politik. Salah satunya, Partai NasDem yang mengusulkan agar Pileg digelar lebih dulu sebelum Pilpres.
"Ini kan baru wacana. Wacana dari partai-partai. NasDem memang menginginkan agar Pileg dan Pilpres itu dipisah. Jadi Pileg dulu baru Pilpres," ujar Wakil Ketua Umum Partai NasDem itu.
Seluruh gagasan terkait desain pemilu nantinya akan dibahas bersama dalam Panja. Dengan demikian, setiap partai dapat menyampaikan pandangan dan usulannya dalam proses penyusunan RUU Pemilu.
Baca Juga: Panja RUU Pemilu Disahkan, Proses Revisi Mulai Berjalan Secara Formal
"Nanti di Panja itu pasti akan dibicarakan, akan dipertemukan dari usulan masing-masing partai terkait dengan desain kepemiluan seperti apa," katanya.
Selain pemisahan Pileg dan Pilpres, Panja juga akan membahas sejumlah isu lain dalam desain pemilu, termasuk ambang batas parlemen dan district magnitude.
"Nanti seperti memisahkan Pileg dan Pilpres, ambang batas, terus juga district magnitude, semua nanti akan dibicarakan. Kalau sekarang kan baru wacana dari masing-masing partai," pungkas Saan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Ekspor Minyak Timur Tengah Pulih 80 Persen, Strategi Iran di Selat Hormuz Mulai Kehilangan Taji?
- 2Prediksi Skor Thailand vs Vietnam 29 September 2026: Vietnam Berpeluang Menang Lagi?
- 3Klik Link Live Streaming Indonesia vs Malaysia FIFA ASEAN Cup 2026 Malam Ini
- 4Prediksi Skor Argentina vs Bolivia 1 Oktober 2026: La Albiceleste Dijagokan
- 5Sinyal Aliansi Militer Baru? Telepon Khusus Erdogan ke Prabowo Bongkar Ambisi Besar Jakarta-Ankara
- 6Prediksi Indonesia vs Malaysia di FIFA ASEAN Cup 2026: Susunan Pemain dan Skor!
- 7Klasemen FIFA ASEAN Cup 2026 Terbaru: Indonesia vs Bangladesh, Cek Jadwal dan Posisi Grup A!
- 8Tanpa Sponsor 'Palsu' Rp19,69 Triliun, Manchester City Mungkin Tanpa Aguero dan Silva
- 9KPK Hadirkan Delapan Saksi dari Kesthuri, Himpuh, Amphuri hingga Maktour untuk Pembuktian Korupsi Kuota Haji
- 10Terima Jemaat GKPI Rajeg, Wapres Gibran Tekankan Kerukunan dan Kebebasan Beribadah








