Hari Kesembilan, Tim SAR Kerahkan 22 Talut Air dan Drone Thermal Cari Rombongan Jurnalis

AKURAT.CO Pada hari kesembilan, Tim SAR Gabungan kembali melaksanakan pencarian lima jurnalis dan tiga kru kapal yang hilang kontak di Perairan Selat Sunda, Kabupaten Pandeglang, Banten, dengan mengerahkan 22 sistem pertolongan (talut) air yang dibagi ke dalam delapan sektor laut.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Banten, Al Amrad, mengatakan pencarian juga didukung oleh dua unit drone thermal Basarnas serta pemantauan di wilayah pesisir Pulau Enggano dan Perairan Bengkulu, melalui pemapelan kepada Kantor SAR Bengkulu.
"Penggunaan drone diharapkan dapat membantu mengidentifikasi kemungkinan keberadaan korban, bagian kapal, maupun benda lain yang berkaitan dengan kejadian tersebut," kata Al Amrad dalam keterangannay, Rabu (16/9/2026).
Baca Juga: Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Selat Sunda Diperpanjang hingga 17 September
Pemapelan ke Kantor SAR Bengkulu dilakukan untuk melaksanakan pencarian dan pemantauan di wilayah pesisir Pulau Enggano serta Perairan Bengkulu. Langkah ini dilakukan sebagai upaya antisipasi terhadap kemungkinan adanya pergerakan korban atau benda yang terbawa arus laut.
Untuk itu, pencarian akan terus dioptimalkan melalui pembagian sektor dan pengerahan berbagai unsur SAR, baik dari Basarnas, TNI, Polri, maupun potensi SAR lainnya.
Pencarian dibagi menjadi delapan sektor laut dengan total luas area sekitar 3.439 mil laut persegi. Sektor A dengan luas 511 mil laut persegi akan disisir oleh KRI Dewa Kembar dan KP Sanjaya.
Sektor B seluas 539 mil laut persegi melibatkan KN SAR Basudewa. Selanjutnya, sektor C dengan luas 585 mil laut persegi akan dilakukan oleh KRI Leuser.
Baca Juga: Pencarian 5 Jurnalis Hilang Makin Diperluas
Pada sektor D seluas 319 mil laut persegi, pencarian melibatkan KN SAR Antasena dan KRI Lepu. Sektor E dengan luas 271 mil laut persegi akan disisir oleh RIB 02 Lampung dan KAL Pahowang. Sementara itu, sektor F seluas 265 mil laut persegi melibatkan sejumlah kapal KP Polairud.
Sektor G dengan luas 282 mil laut persegi akan dilakukan oleh KAL Anyer, RBB Pulau Peucang, dan RIB 02 Banten. Sedangkan sektor H dengan luas 667 mil laut persegi melibatkan KN SAR Tetuka, KRI Kerambit, KRI Teluk Gilimanuk, dan KN Damaru.
Seluruh unsur SAR tetap mengutamakan keselamatan personel dengan memperhatikan kondisi cuaca dan perkembangan situasi di lapangan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kecelakaan Maut di Afrika Selatan, 21 Orang Tewas dalam Tabrakan Tiga Kendaraan
- 2Terpukau Atmosfer Persija vs Persib di SUGBK, John Herdman: Belum Pernah Saya Rasakan
- 3Apa Itu Gempa Megathrust? Ini Wilayah Indonesia yang Berpotensi Terdampak
- 4Tokoh Partai Reformasi Britania Raya Balas Trump soal Irlandia Bersatu: Jangan Campuri Politik Inggris!
- 5Soal Kabar Jokowi-Megawati Bakal Bertemu, Said Abdullah: Kartunya Mati, Jangan Dihidupkan Lagi
- 6Suahasil Nazara Jadi Menkeu Baru, Ini Sosok dan Perjalanan Kariernya
- 7ACL Two: FC Seoul Siapkan Pemain SMA Lawan Persib Bandung, Anggap Remeh?
- 8Ismed Sofyan Puji Shin Tae-yong Usai Persija Kalahkan Persib, Putuskan Kebuntuan 3 Tahun
- 9Sidang Korupsi Kuota Haji Ungkap Marwan Dasopang Mendorong Kuota Tambahan Tidak Seluruhnya untuk Jemaah Reguler
- 10Fahd A Rafiq Bersama Tujuh Tersangka OTT Summarecon Digiring ke Mobil Tahanan KPK







