Nobar Final Piala Dunia Bersama Warga Menteng Tenggulun, Mendagri: Hasil Pertandingan Bukan Hal Utama

AKURAT.CO – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian mengikuti nonton bareng (nobar) final Piala Dunia antara Argentina melawan Spanyol bersama warga di kawasan Menteng Tenggulun, Kelurahan Menteng, Jakarta, Senin (20/7/2026) dini hari.
Di kawasan padat penduduk tersebut, Mendagri hadir bersama Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait dan Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Amalia Adininggar Widyasanti.
Menurut Mendagri, kegiatan nobar menjadi sarana untuk membangun kebersamaan sekaligus menggerakkan ekonomi masyarakat. Kegiatan tersebut juga merupakan tindak lanjut atas arahan Presiden Prabowo Subianto agar nobar digelar secara luas dengan dukungan stasiun televisi nasional dan pemerintah daerah (Pemda).
Ia menambahkan, pelaksanaan nobar di berbagai daerah telah memberikan dampak nyata. Berdasarkan laporan yang diterimanya dari para kepala daerah, masyarakat tampak antusias menyaksikan perhelatan sepak bola dunia yang digelar empat tahun sekali tersebut.
"Di daerah-daerah, saya juga dapat laporan dari kepala-kepala daerah, nobarnya ramai. Untuk menunjukkan kebersamaan, hiburan, kekompakan, sekaligus mendorong ekonomi," katanya.
Terkait jalannya pertandingan kedua tim, Mendagri menilai Spanyol cukup mendominasi laga. Meski demikian, ia menegaskan bahwa hasil pertandingan bukanlah hal utama dibandingkan dengan semangat kebersamaan yang terbangun melalui kegiatan nobar tersebut.
"Harus diakui bahwa pertandingan ini didominasi oleh Spanyol, dan memang wajar kalau Spanyol yang menang, sportif. Tapi yang lebih penting bagi saya, acara ini dilaksanakan di Menteng Tenggulun, bersama-sama masyarakat. Kemudian oleh Pak Ara Sirait tadi, [Kepala] BPS, itu menunjukkan kebersamaan kita," ujarnya.
Ia berharap semangat kebersamaan yang terbangun melalui momentum Piala Dunia dapat terus terjaga. Selain itu, ia berharap aktivitas ekonomi masyarakat tetap berjalan dengan baik meski ajang tersebut telah berakhir.
"Piala Dunia berakhir, kita harapkan ekonomi kita tetap berjalan dengan bagus," pungkasnya. []
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Eks Ketua KY Soroti Putusan MK soal Ijazah Gibran: Tidak Menemukan Bukti Bukan Berarti Terbukti
- 2Kalender Jawa 12 Oktober 2026: Watak Weton Senin Pahing Dikenal Tegas dan Punya Cita-Cita Tinggi
- 3Belajar dari Jepang, Erick Thohir Ingin Timnas Indonesia Punya Dua Skuad Berkualitas
- 4Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 5Aprilia Buang Peluang Emas Meski Kuasai 4 Besar di Mandalika, Marc Marquez Pemenang Sesungguhnya!
- 6Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 7Prediksi Lens vs Sporting CP 13 Oktober 2026: Skor, H2H, dan Susunan Pemain
- 8Kalender Jawa 13 Oktober 2026: Watak Weton Selasa Pon, Setia tetapi Mudah Cemburu
- 9BGN Resmikan 980 Dapur MBG untuk Wilayah 3T
- 10KPK Tetapkan Lima Tersangka OTT BNPB, Adik hingga Orang Kepercayaan Suharyanto Terjerat







