Presiden Prabowo Ucapkan Selamat Dharma Santi 2026, Tekankan Harmoni dan Persatuan

AKURAT.CO Presiden Prabowo Subianto menyampaikan ucapan selamat merayakan Dharma Santi Tahun 2026 kepada seluruh umat Hindu di Indonesia.
“Pada kesempatan yang baik ini, saya Prabowo Subianto, Presiden Republik Indonesia, atas nama pribadi dan pemerintah Republik Indonesia, mengucapkan Selamat Merayakan Dharma Santi Tahun 2026 kepada seluruh umat Hindu di Tanah Air,” ujar Prabowo melalui tayangan YouTube Sekretariat Presiden, Jumat (17/4/2026).
Kepala Negara juga menyampaikan penghormatan kepada umat Hindu di seluruh Indonesia serta mengajak untuk memanjatkan puji dan syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa.
“Sebagai insan yang bertakwa, marilah kita panjatkan puji dan syukur ke hadirat Tuhan Yang Maha Besar, Ida Sang Hyang Widhi Wasa, karena atas rahmat dan karunia-Nya kita dapat memperingati Dharma Santi Tahun 2026, Tahun Baru Saka 1948, dalam keadaan sehat serta penuh semangat kebersamaan dan kedamaian,” tuturnya.
Prabowo menegaskan bahwa Dharma Santi merupakan momentum penting untuk memperkuat nilai-nilai kebersamaan dalam kehidupan bermasyarakat.
Ia juga menekankan pentingnya semangat harmoni dan persatuan pascaperayaan Nyepi.
“Dharma Santi adalah momentum untuk saling memaafkan, memperkuat persaudaraan, dan meneguhkan nilai-nilai dharma dalam kehidupan kita. Setelah Nyepi, kita melangkah bersama dalam semangat harmoni, kedamaian, dan persatuan. Nilai Tat Twam Asi—hidup saling menghormati dan seimbang—adalah kekuatan bangsa kita,” ucapnya.
Baca Juga: Impor 13 Ton Emas Oleh Bank di India Mandek Imbas Kebijakan Baru Otoritas Perdagangan
Lebih lanjut, Prabowo menegaskan jati diri Indonesia sebagai bangsa besar yang menjunjung tinggi keberagaman.
“Kita adalah bangsa besar, bangsa yang rukun dalam keberagaman, menjunjung tinggi toleransi dan perbedaan. Berbeda tetapi tetap satu. Kita mengedepankan gotong royong, kerja sama, saling mendukung, dan saling mengasihi,” ujarnya.
Ia juga menyampaikan keyakinannya terhadap kontribusi umat Hindu dalam menjaga harmoni sosial dan persatuan nasional.
“Saya percaya, umat Hindu Indonesia telah dan akan terus menjadi bagian penting dalam menjaga harmoni sosial, memperkuat persatuan nasional, serta membangun Indonesia yang adil, makmur, dan berdiri di atas kaki sendiri,” kata Prabowo.
Menutup sambutannya, Prabowo mengajak umat Hindu untuk terus memegang teguh nilai Tri Hita Karana.
“Bagi umat Hindu, mari kita terus meneguhkan dan memegang kuat Tri Hita Karana—menjaga hubungan dengan sesama manusia, dengan alam, dan dengan Tuhan. Kita jaga kebersamaan, kita perkuat persatuan nasional, dan bersama-sama membangun Indonesia yang adil dan makmur,” pungkasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 3Cara Login dan Mengisi Aplikasi Sahabat KBC Kemenag untuk Guru dan Murid
- 4Denmark Terbuka: Kena Kartu Merah di Semifinal, Fajar/Fikri Minta Peraturan Baru Time Clock Ditinjau Ulang
- 5Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 6Dorongan Hak Angket Ijazah Gibran Menguat, Jokowi Mulai Panik?
- 7Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 8Prediksi Skor Roma vs Genoa 18 Oktober 2026: Giallorossi Diunggulkan
- 9Presiden Prabowo Terima Kunjungan Sekjen PBB António Guterres di Hambalang
- 10Survei PPI: Mayoritas Publik Puas dengan Kinerja Pemerintah dan Presiden Prabowo









