Komisi X DPR Dukung Kebijakan Hemat Energi, Pembelajaran Tatap Muka Tetap Prioritas

AKURAT.CO Menanggapi wacana yang sempat berkembang terkait opsi pembelajaran dari rumah sebagai bagian dari upaya efisiensi energi di tengah dinamika global, Komisi X DPR mengapresiasi langkah pemerintah yang menegaskan bahwa kebijakan efisiensi energi tidak akan mengganggu proses pembelajaran dengan tetap mengedepankan tatap muka.
Ketua Komisi X DPR, Hetifah Sjaifudian, mengatakan, pembelajaran tatap muka harus tetap menjadi prioritas.
Selain lebih efektif, pendekatan ini juga penting demi menjaga kualitas interaksi, termasuk kegiatan praktikum yang tidak dapat tergantikan.
Apalagi, ia menilai mayoritas siswa bersekolah relatif dekat dari rumah di tengah sistem zonasi yang telah berjalan. Membuat kebijakan tersebut berdampak positif terhadap penurunan konsumsi energi, khususnya dari konsumsi energi transportasi.
"Belajar dari rumah memiliki sejumlah tantangan yang perlu diwaspadai jika diterapkan secara luas, mulai dari risiko penurunan capaian belajar (learning loss), keterbatasan interaksi guru dan siswa, hingga potensi meningkatnya kesenjangan akses akibat perbedaan fasilitas dan pendampingan di rumah," jelas Hetifah, melalui keterangan yang diterima Rabu (1/4/2026).
Baca Juga: DPR Soroti Kematian Petugas Karhutla, Minta Standar Keselamatan Diperketat
Selain itu, aspek sosial-emosional anak juga terdampak karena berkurangnya ruang interaksi dan pembentukan karakter.
Meski demikian, pembelajaran jarak jauh tetap dapat dimanfaatkan secara fleksibel pada kondisi tertentu, seperti saat terjadi bencana alam, gangguan akses sementara atau di wilayah terpencil dengan keterbatasan tenaga pendidik.
Dalam situasi tersebut, PJJ menjadi solusi adaptif agar proses belajar tetap berlangsung.
Oleh sebab itu, Hetifah mengimbau pemerintah daerah untuk tidak ragu dalam melanjutkan pelaksanaan pembelajaran tatap muka pascalibur Idulfitri sesuai kebijakan yang telah ditetapkan.
Sembari terus meningkatkan kualitas pembelajaran, memperkuat dukungan bagi guru, serta memastikan lingkungan belajar yang aman dan kondusif.
Baca Juga: Anggota DPR Ajak Media Parlemen Jaga Sinergi dan Kritik Secara Konstruktif
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Cara Cek Penerima BSU Kemnaker 2026 Pakai NIK, Begini Status Link Resminya
- 2Setelah 'Cabut' dari Timnas Portugal, Masa Depan Cristiano Ronaldo dalam Ketidakpastian
- 3Prediksi Belgia vs Turki 3 Oktober 2026: Susunan Pemain, H2H, dan Skor
- 4Asian Games: Indonesia Berpeluang Raih 5 Emas Besok, Padel Salah Satunya!
- 5Trump Siapkan Tambahan 10.000 Pasukan AS ke Timur Tengah, Senator Desak Kongres Hentikan Dana Perang Iran
- 6Moto3 Jepang: Tanpa Alasan! Hiroshi Aoyama Tuntut Veda Ega Pratama dan Zen Mitani All Out di 'Kandang'
- 7Kalender Jawa 2 Oktober 2026: Watak Weton Jumat Pahing Dikenal Punya Cita-Cita Tinggi
- 8Dokumen Pendidikan Gibran Dilaporkan ke Bareskrim, Keaslian Syarat Cawapres 2024 Jadi Sorotan
- 9Anak Usaha Lyman Group Urus HGB Kota Baru Parahyangan ke ATR/BPN, KPK Dalami Setorannya
- 10KPK Buka Peluang Periksa Nusron Wahid di Kasus ATR/BPN, Dalami Alur Setoran hingga Pusat




