Nyepi 2026 Berapa Saka? Ini Tahun Baru Saka dan Tanggal Lengkapnya

AKURAT.CO Hari Raya Nyepi merupakan salah satu hari besar umat Hindu yang dirayakan dengan penuh khidmat, terutama di Bali.
Banyak orang bertanya, Nyepi 2026 berapa Saka dan jatuh pada tanggal berapa? Informasi ini penting untuk memahami kalender Saka yang digunakan dalam perayaan tersebut.
Nyepi tidak hanya sekadar hari libur, tetapi juga menjadi momen refleksi diri melalui keheningan total. Lalu, bagaimana penjelasan lengkap Nyepi 2026 dalam kalender Saka?
Nyepi 2026 Berapa Saka?
Hari Raya Nyepi 2026 bertepatan dengan Tahun Baru Saka 1948. Tahun Saka dihitung berdasarkan kalender Hindu yang memiliki sistem berbeda dengan kalender Masehi.
Setiap perayaan Nyepi menandai pergantian tahun baru dalam kalender Saka.
Tanggal Hari Raya Nyepi 2026
Nyepi 2026 diperingati pada:
Kamis, 19 Maret 2026
Pada hari ini, seluruh aktivitas di Bali dihentikan selama 24 jam, termasuk:
Tidak bepergian
Tidak bekerja
Tidak menyalakan api/listrik berlebihan
Tidak bersenang-senang
Apa Itu Kalender Saka?
Kalender Saka adalah sistem penanggalan yang digunakan umat Hindu, khususnya di Indonesia dan India. Kalender ini berbasis peredaran matahari dan bulan.
Perbedaan utama dengan kalender Masehi:
Tahun Saka lebih pendek
Memiliki sistem bulan berbeda
Digunakan untuk keperluan keagamaan
Rangkaian Upacara Nyepi
Sebelum dan sesudah Nyepi, terdapat beberapa rangkaian upacara penting:
1. Melasti
Upacara penyucian diri yang dilakukan di laut atau sumber air.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 3Cara Login dan Mengisi Aplikasi Sahabat KBC Kemenag untuk Guru dan Murid
- 4Denmark Terbuka: Kena Kartu Merah di Semifinal, Fajar/Fikri Minta Peraturan Baru Time Clock Ditinjau Ulang
- 5Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 6Dorongan Hak Angket Ijazah Gibran Menguat, Jokowi Mulai Panik?
- 7Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 8Prediksi Skor Roma vs Genoa 18 Oktober 2026: Giallorossi Diunggulkan
- 9Presiden Prabowo Terima Kunjungan Sekjen PBB António Guterres di Hambalang
- 10Survei PPI: Mayoritas Publik Puas dengan Kinerja Pemerintah dan Presiden Prabowo









