Prabowo Maknai Hari Nyepi sebagai Momen Refleksi dan Kedamaian Bangsa

AKURAT.CO Presiden RI, Prabowo Subianto, menyampaikan ucapan Hari Raya Nyepi Tahun Baru Saka 1947 kepada seluruh umat Hindu di Tanah Air yang merayakan.
"Saya, Prabowo Subianto, Presiden Republik Indonesia, atas nama pemerintah Republik Indonesia dan atas nama pribadi, mengucapkan Selamat Hari Raya Nyepi Tahun Baru Saka 1947 kepada seluruh umat Hindu di seluruh Tanah Air," ucap Prabowo dikutip kanal Youtube Sekretariat Presiden, Minggu (30/3/2025).
Dalam pesannya, Kepala Negara memaknai Hari Raya Nyepi sebagai momen refleksi diri yang mendalam serta menyucikan hati.
Selain itu, momen Nyepi ini juga menjadi kesempatan untuk menyelaraskan hubungan manusia dengan alam semesta serta Sang Pencipta.
Baca Juga: Sambut Hari Raya Nyepi, Menag Ajak Masyarakat Perkuat Harmonisasi di Tengah Keberagaman
"Dalam keheningan Nyepi, kita diajak untuk merenungkan kembali makna hidup, memperkuat nilai-nilai kebajikan, dan menumbuhkan semangat kedamaian," lanjutnya.
Untuk itu, Presiden mengajak seluruh rakyat Indonesia untuk menjadikan semangat Nyepi sebagai inspirasi dalam membangun kehidupan yang harmonis, rukun, dan damai. Menurut Presiden dalam keberagaman ini, kekuatan bangsa akan dapat ditemukan sebagai upaya bersama menuju kesejahteraan.
"Dalam keberagaman yang kita miliki, kita temukan kekuatan sebagai bangsa yang besar yang sedang membangun bersama untuk kesejahteraan seluruh rakyat Indonesia," tuturnya.
Mengakhiri pesannya, Presiden pun menyampaikan harapan agar perayaan Nyepi dapat membawa kedamaian dan kebijaksanaan bagi seluruh masyarakat.
"Sekali lagi, saya mengucapkan Selamat Hari Raya Nyepi. Semoga kedamaian dan kebijaksanaan senantiasa menyertai kita semua," tutup Presiden.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Cara Cek Penerima BSU Kemnaker 2026 Pakai NIK, Begini Status Link Resminya
- 2Soal Gugatan Syarat Pendidikan Gibran ke MK, Margarito Kamis: Saya Tak Mengerti Kenapa Disidangkan
- 3Setelah 'Cabut' dari Timnas Portugal, Masa Depan Cristiano Ronaldo dalam Ketidakpastian
- 4Trump Siapkan Tambahan 10.000 Pasukan AS ke Timur Tengah, Senator Desak Kongres Hentikan Dana Perang Iran
- 5Prediksi Belgia vs Turki 3 Oktober 2026: Susunan Pemain, H2H, dan Skor
- 6Asian Games: Indonesia Berpeluang Raih 5 Emas Besok, Padel Salah Satunya!
- 7Moto3 Jepang: Tanpa Alasan! Hiroshi Aoyama Tuntut Veda Ega Pratama dan Zen Mitani All Out di 'Kandang'
- 8Dokumen Pendidikan Gibran Dilaporkan ke Bareskrim, Keaslian Syarat Cawapres 2024 Jadi Sorotan
- 9Rocky Gerung Minta Buruh Kawal RUU Pelindungan Ketenagakerjaan, Jangan Mundur jika Berhadapan Kekuasaan
- 10Hanya Kompromi Politik, Fahri Hamzah Tantang DPR Tetapkan Ambang Batas Parlemen Nol atau 20 Persen






