Pengurus PDKN Resmi Dilantik, Fokus Perkuat Kaderisasi dan Pemberdayaan Masyarakat

AKURAT.CO Pelantikan Pengurus Permadani Diksi KIPK Nasional (PDKN) digelar di Universitas Wahid Hasyim (Unwahas) Semarang.
Kegiatan ini dirangkaikan dengan pemaparan program prioritas organisasi yang menitikberatkan pada penguatan kaderisasi, pengembangan talenta, serta pemberdayaan masyarakat.
Dalam pelantikan tersebut, Ulin Nuha resmi ditetapkan sebagai Ketua PDKN untuk periode kepengurusan terbaru.
Momentum ini menjadi titik awal bagi kepengurusan baru dalam memperkuat peran organisasi agar lebih aktif, adaptif, dan relevan dengan kebutuhan generasi muda.
Acara berlangsung khidmat dan dihadiri sejumlah tokoh nasional dan daerah. Turut hadir Rektor Universitas Wahid Hasyim Prof. Dr. Ir. H. Helmy Purwanto, ST, MT, IPM, Staf Ahli Gubernur Jawa Tengah, perwakilan Kapolda Jawa Tengah, Wakil Ketua DPRD Jawa Tengah Moh Saleh, ST, SH, M.Eng, Kepala PPAPT (Pusat Pembiayaan Assessment Perguruan Tinggi), Kepala Kesbangpol Rahmat Winarto, serta Staf Ahli Menteri Bidang Penguatan Ekosistem Dr. Muhammad Hasan C, ST, M.Si.
Dalam pemaparannya, PDKN menegaskan sejumlah program prioritas, antara lain penguatan kaderisasi organisasi, pengembangan kapasitas melalui Future Talent Hub yang difokuskan bagi mahasiswa dan alumni, serta program bina desa sebagai bentuk kontribusi nyata organisasi kepada masyarakat.
Baca Juga: BAPI Perkuat Bisnis Kesehatan dan Pendidikan, Bidik Sinergi hingga Pasar Global
Ketua PDKN Ulin Nuha menyampaikan bahwa pelantikan pengurus menjadi langkah awal untuk memperkuat konsolidasi internal dan arah gerak organisasi.
Ia menegaskan kaderisasi akan menjadi fondasi utama PDKN, sementara Future Talent Hub diarahkan sebagai ruang pengembangan potensi dan keterampilan mahasiswa serta alumni agar lebih siap menghadapi tantangan dunia kerja dan pengabdian sosial.
Selain itu, program bina desa diharapkan mampu mendorong keterlibatan langsung kader PDKN dalam upaya pemberdayaan masyarakat di tingkat akar rumput.
Melalui sinergi dengan perguruan tinggi, pemerintah, dan berbagai pemangku kepentingan, PDKN menargetkan program-program tersebut dapat berjalan secara berkelanjutan dan memberikan dampak nyata.
Para tokoh yang hadir juga menekankan pentingnya kolaborasi antara perguruan tinggi, pemerintah, aparat keamanan, dan organisasi kepemudaan dalam membangun ekosistem pengembangan sumber daya manusia.
Dengan kepengurusan baru dan program prioritas yang telah dirumuskan, PDKN diharapkan semakin solid dan berperan aktif dalam pembangunan bangsa.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.









