Akurat

Medan-Aceh Segera Terhubung, Pemerintah Kebut Bangun Dua Jembatan Bailey di Bireuen

Atikah Umiyani | 6 Desember 2025, 19:20 WIB
Medan-Aceh Segera Terhubung, Pemerintah Kebut Bangun Dua Jembatan Bailey di Bireuen

AKURAT.CO Upaya percepatan pemulihan infrastruktur di wilayah terdampak bencana di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat, terus dilakukan pemerintah, melalui kolaborasi lintas instansi.

Dua jembatan bailey tengah dipasang di area sungai Teupin Mane, Aceh Bireuen, yang menjadi salah satu titik kritis jalur darat penghubung Medan-Banda Aceh. Pemasangan dilakukan oleh TNI AD, Kementerian Pekerjaan Umum (PU), serta masyarakat setempat.

Sekretaris Kabinet, Teddy Indra Wijaya, menyampaikan bahwa pemerintah menekankan pentingnya pemulihan cepat akses lintas provinsi tersebut. 

Baca Juga: PGN dan Pertamina Peduli Penuhi Kebutuhan Warga Terdampak Bencana, dari Dapur Umum hingga Air Bersih

"Pemasangan 2 jembatan bailey oleh TNI AD, Kementerian PU, dan masyarakat setempat, di sungai Teupin Mane, Aceh Bireuen," tulis Teddy melalui keterangannya, Sabtu (6/12/2025).

Dia menjelaskan bahwa jalur tersebut merupakan akses vital yang menghubungkan Kota Medan dengan Banda Aceh, serta sejumlah kabupaten/kota di Aceh. Jembatan bailey yang dipasang memiliki bobot sekitar 50 ton, berfungsi sebagai jembatan sementara namun dapat difungsikan sebagai jembatan permanen dalam kondisi darurat.

Teddy juga menyebut bahwa percepatan pemasangan dilakukan sejak hari pertama TNI AD dan Kementerian PU turun ke lokasi. 

"TNI AD dan Kementerian PU sejak awal bekerja secepat mungkin untuk memulihkan akses jalan utama lokasi terdampak. Pemasangan dilakukan bahu-membahu bersama masyarakat setempat, 24 jam non-stop setiap harinya untuk mengejar waktu penyelesaian," ujarnya.

Kerusakan infrastruktur di sungai Teupin Mane, terjadi akibat meluapnya aliran sungai yang kini mencapai lebar 180 meter, jauh3z meningkat dari kondisi normal sekitar 100 meter. Dengan pemasangan dua jembatan bailey ini, pemerintah menargetkan akses logistik segera tersambung kembali. 

Baca Juga: Mendiktisaintek Kerahkan 28 Posko Kampus untuk Percepat Penanganan Bencana Sumatera

"Jembatan bailey ini diharapkan segera dapat difungsikan 2-3 hari ke depan sehingga jalur logistik darat dapat secepat mungkin terhubung," ungkapnya.

Teddy pun menegaskan bahwa upaya pemulihan tidak hanya dilakukan di satu titik, tetapi juga di berbagai lokasi lain yang mengalami kerusakan serupa.

Dengan kerja bersama seluruh unsur, pemerintah menargetkan mobilitas masyarakat dan distribusi bantuan dapat kembali normal dalam waktu dekat, khususnya bagi wilayah-wilayah yang selama beberapa hari terakhir terisolasi akibat terputusnya jembatan utama.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.