Akurat

Komisi V DPR Tunda Rapat Soal Kesiapan Nataru, Penanganan Bencana di Sumatera Lebih Mendesak

Paskalis Rubedanto | 2 Desember 2025, 16:37 WIB
Komisi V DPR Tunda Rapat Soal Kesiapan Nataru, Penanganan Bencana di Sumatera Lebih Mendesak

AKURAT.CO Komisi V DPR menunda rapat kerja dan rapat dengar pendapat bersama Menteri Pekerjaan Umum, Menteri Perhubungan, Kepala BMKG serta pihak terkait, yang sedianya membahas kesiapan infrastruktur dan transportasi jelang Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru).

Ketua Komisi V DPR RI, Lasarus, menjelaskan, penundaan dilakukan karena Menteri Perhubungan, Dudy Purwagandhi, selaku ketua pelaksana kesiapan Nataru masih berada di sejumlah wilayah terdampak bencana di Pulau Sumatera.

Rapat tersebut dijadwalkan digelar hari ini pukul 13.00 WIB. Di mana seluruh perwakilan kementerian dan badan sudah hadir.

"Hari ini sebetulnya jadwal kita rapat Nataru. Tapi dari tadi pagi, mulai dari tadi malam, kita dapat informasi bahwa di Sumatera, bandara ada beberapa yang masih belum bisa diakses dengan baik. Jadi, Menteri Perhubungan sebagai leader dari Nataru ini minta izin dari tadi malam. Tadi pagi beliau sudah terbang bersama Dirjen Udara menuju lokasi bencana di Sumatera Utara, Aceh dan Sumatera Barat," jelasnya di Kompleks Parlemen, Jakarta, Selasa (2/12/2025).

Baca Juga: Presiden Prabowo Pastikan Stok LPG Subsidi Aman Selama Nataru, Kuota Ditambah 350 Ribu Ton

Menurut Lasarus, kondisi di lapangan yang membutuhkan penanganan cepat menjadi prioritas dibandingkan agenda rapat di DPR.

"Karena lapangan kami anggap jauh lebih penting daripada kami rapat di sini, maka kami putuskan rapat ini ditunda. Kenapa ditunda, karena leader-nya adalah Menteri Perhubungan untuk Nataru itu," katanya.

Lasarus menyebut kehadiran Menteri Perhubungan diperlukan untuk memberikan pertanggungjawaban langsung kepada DPR, terkait persiapan Nataru.

"Di sini ada Pak Menteri PU dan semua kepala badan. Bukan kami tidak menghargai pak wamen tapi kita minta nanti supaya Menteri Perhubunganlah yang bertanggung jawab kepada DPR. Karena kami ada representasi rakyat sehingga tadi diputuskan oleh pimpinan dengan anggota, rapat ini kita tunda," ujarnya.

Baca Juga: Korlantas Polri Imbau Truk Besar dan Bus Dilarang Melintas di Jalan Selama Operasi Nataru

Lasarus juga menyampaikan bahwa Menteri PU dan Kepala Basarnas turut meminta izin untuk segera menuju lokasi bencana.

"Menteri PU pun sudah minta izin, tidak bisa lama rapatnya. Ya sudah kita tunda. Beliau juga mau ke lokasi. Pak Kepala Basarnas pun sedang operasi berlangsung untuk pencarian dan pertolongan di lokasi bencana, terutama daerah-daerah yang baru terbuka," jelasnya.

Namun demikian, politisi PDI Perjuangan itu tidak merinci kapan rapat soal kesiapan Nataru akan dijadwalkan kembali.

 

 

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.