Kado Setahun Prabowo-Gibran: Kesehatan Merata, Pangan Melimpah dan Energi Stabil

AKURAT.CO Pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka (Prabowo-Gibran) terus menunjukkan hasil konkret di berbagai sektor strategis, mulai dari kesehatan, pangan hingga energi.
Ketiga sektor tersebut menjadi fondasi utama dalam memperkuat ketahanan nasional. Sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat, utamanya dalam setahun masa kepemimpinan Prabowo-Gibran.
Di bidang kesehatan, Cek Kesehatan Gratis (CKG) menjadi program utama pemerataan layanan kesehatan di seluruh Indonesia.
Baca Juga: Poltracking: Satu Tahun Pemerintahan Prabowo–Gibran, Kepuasan Publik Capai 78 Persen
Menteri Kesehatan, Budi Gunadi Sadikin, menjelaskan, hingga kini jutaan orang telah menikmati layanan kesehatan tersebut.
"Sudah ada hasilnya. Sudah kelihatan masalah kesehatannya di mana dan dari 36 juta ini yang paling banyak adalah sakit gigi, tekanan darah tinggi dan gula darah. Itu yang mesti dilakukan pengobatan lebih," ujarnya.
Selain CKG, pemerintah juga menargetkan pembangunan 500 rumah sakit baru dalam empat tahun ke depan.
Baca Juga: Satu Tahun Pemerintah Prabowo-Gibran, Sektor Pangan Makin Kuat dan Terarah
Presiden Prabowo menegaskan bahwa langkah ini merupakan bagian dari komitmen negara untuk memastikan layanan kesehatan berkualitas dapat diakses hingga tingkat kabupaten.
Sementara, di sektor pangan, capaian besar diraih melalui keberhasilan swasembada beras di berbagai wilayah Indonesia.
Menteri Pertanian sekaligus Kepala Badan Pangan Nasional, Andi Amran Sulaiman, menyebut sejumlah provinsi di Kalimantan kini tidak lagi bergantung pada pasokan beras dari luar daerah.
Baca Juga: Capaian Ekonomi Prabowo-Gibran
"Dari lima provinsi, empat sudah swasembada beras di Pulau Kalimantan, sehingga inflasi alhamdulillah terkendali," ujarnya.
Pemerintah juga tengah memperkuat komoditas strategis seperti beras, jagung dan gula putih. Melalui strategi hilirisasi pangan, nilai tambah dari sektor pertanian terus meningkat, sementara pasokan dan harga bahan pokok tetap stabil.
Stok beras nasional kini menembus lebih dari 4 juta ton, tertinggi sepanjang sejarah, yang menandai berakhirnya impor beras medium.
Sementara, sektor energi juga mengalami perkembangan signifikan.
Pengamat energi dari Gerilya Institute, Subhkan Agung Sulistio, menyebut peningkatan produksi minyak (lifting) dari sekitar 430 ribu menjadi hampir 600 ribu barel per hari sebagai capaian besar di tahun pertama pemerintahan Prabowo-Gibran.
Tak hanya itu, ia menilai kebijakan legalisasi sumur minyak rakyat merupakan langkah tepat untuk memperkuat kemandirian energi lokal.
Baca Juga: Jokowi Dukung Prabowo-Gibran Dua Periode, Puan: Pemilu Masih Jauh
"Sumur tua hasilnya kecil, jadi lebih baik diserahkan ke masyarakat. Setidaknya ini mendorong kemandirian energi di tingkat lokal (dalam pemerintahan Prabowo-Gibran)," pungkasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Eks Ketua KY Soroti Putusan MK soal Ijazah Gibran: Tidak Menemukan Bukti Bukan Berarti Terbukti
- 2Belajar dari Jepang, Erick Thohir Ingin Timnas Indonesia Punya Dua Skuad Berkualitas
- 3Kalender Jawa 12 Oktober 2026: Watak Weton Senin Pahing Dikenal Tegas dan Punya Cita-Cita Tinggi
- 4Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 5Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 6Aprilia Buang Peluang Emas Meski Kuasai 4 Besar di Mandalika, Marc Marquez Pemenang Sesungguhnya!
- 7Prediksi Lens vs Sporting CP 13 Oktober 2026: Skor, H2H, dan Susunan Pemain
- 8Kalender Jawa 13 Oktober 2026: Watak Weton Selasa Pon, Setia tetapi Mudah Cemburu
- 9BGN Resmikan 980 Dapur MBG untuk Wilayah 3T
- 10KPK Tetapkan Lima Tersangka OTT BNPB, Adik hingga Orang Kepercayaan Suharyanto Terjerat







