Di Rapat Paripurna Hari Ini, Puan Bakal Laporkan Kinerja DPR hingga Sahkan RUU BUMN

AKURAT.CO Ketua DPR RI, Puan Maharani, akan menyampaikan laporan kinerja para dewan selama satu tahun menjabat sejak dilantik pada Agustus 2024 lalu. Diketahui, rapat paripurna khusus sebelum menutup masa sidang akan dilakukan hari ini pukul 10.00 WIB.
"Rapat paripurna khusus. Pidato Ketua DPR RI dalam rangka Penyampaian Laporan Kinerja DPR RI Tahun Sidang 2024-2025," tulis informasi Sekretariat Jenderal DPR, dikutip Akurat.co, Kamis (2/10/2025).
Selain itu, rapat akan dilanjutkan dengan pembicaraan tingkat dua atau pengambilan keputusan sejumlah Rancangan Undang-undang dan pengesahan. Kemudian, akan dilanjutkan pula pidato Puan Maharani untuk menutup masa sidang.
Baca Juga: Bakal Dibawa ke Paripurna, Ini Tiga Poin Utama dari RUU Kepariwisataan
Berikut rinciannya:
A. Pembicaraan Tingkat II/Pengambilan Keputusan atas Rancangan Undang-Undang tentang Pengesahan Perjanjian antara Republik Indonesia dan Federasi Rusia tentang Ekstradisi (Treaty between the Republic of Indonesia and the Russian Federation on Extradition;
B. Pembicaraan Tingkat II/Pengambilan Keputusan terhadap Rancangan Undang-Undang tentang Perubahan keempat atas Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2003 tentang Badan Usaha Milik Negara;
C. Pembicaraan Tingkat II/Pengambilan Keputusan terhadap RUU tentang Perubahan Ketiga atas Undang-Undang Nomor 10 Tahun 2009 tentang Kepariwisataan;
D. Pendapat fraksi-fraksi atas Rancangan Undang-Undang tentang Perubahan Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2023 Tentang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan (PPSK), Usul Inisiatif Komisi XI DPR RI di lanjutkan dengan pengambilan Keputusan menjadi RUU Usul DPR RI;
Baca Juga: RUU Haji dan Umrah Bakal Disahkan di Paripurna Besok, Kementerian Haji Siap Dibentuk
E. Pendapat Fraksi-fraksi atas Rancangan Undang-Undang tentang Statistik, Usul Inisiatif Badan Legislasi DPR RI dilanjutkan dengan pengambilan Keputusan menjadi RUU Usul DPR RI;
F. Penetapan Mitra Kerja Kementerian Haji dan Umrah, di lanjutkan dengan pengambilan keputusan;
G. Pidato Ketua DPR RI pada Penutupan Masa Persidangan I Tahun Sidang 2025-2026
Dalam satu tahun terakhir, DPR RI mencatat sejumlah capaian penting dalam fungsi legislasi, anggaran, dan pengawasan. Sejumlah undang-undang strategis berhasil disahkan, mulai dari bidang ekonomi, kesehatan, hingga tata kelola pemerintahan.
Namun, di balik capaian tersebut, kritik masyarakat terhadap DPR juga tidak surut. Publik menyoroti perilaku sebagian anggota dewan yang dinilai tidak sensitif terhadap kondisi rakyat, terutama ketika isu kesejahteraan dan transparansi anggaran mencuat.
Beberapa kebijakan yang disetujui DPR dianggap belum sepenuhnya berpihak kepada masyarakat kecil, sementara kasus ketidakhadiran anggota dalam sidang paripurna tetap menjadi sorotan klasik yang berulang tiap tahun.
Selain itu, meningkatnya sorotan terkait gaya hidup hingga tindakan yang dinilai berlebihan di ruang publik memperburuk citra parlemen. Masyarakat menuntut agar DPR tidak hanya aktif dalam proses legislasi, tetapi juga menunjukkan teladan etika dan integritas.
Kritik ini menjadi pengingat bahwa kepercayaan publik terhadap DPR masih rapuh, dan perlu dibangun melalui transparansi, kinerja nyata, serta keberpihakan yang lebih jelas kepada kepentingan rakyat.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini









