Pimpinan DPR dan Pemerintah Gelar Audiensi Bersama Buruh Bahas RUU Ketenagakerjaan

AKURAT.CO Pimpinan DPR RI, Badan Legislasi (Baleg) dan Komisi IX DPR, menggelar audiensi dengan Presidium Koalisi Serikat Pekerja (KSPPB) dan Partai Buruh, untuk mendengarkan masukan dan penyampaian draft RUU Ketenagakerjaan.
Audiensi dipimpin langsung oleh Wakil Ketua DPR, Sufmi Dasco Ahmad, dan Saan Mustopa, yang digelar di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (30/9/2025).
Turut hadir dalam audiensi, Menteri Ketenagakerjaan, Yasierli; Menteri Hukum, Supratman Andi Agtas; dan Menteri Perlindungan Pekerja Migran (P2MI), Mukhtarudin.
"Atas nama pimpinan DPR kami menyampaikan apresiasi setinggi tingginya atas kehadiran bapak ibu dari koalisi serikat pekerja, partai buruh yang juga terdiri dari koalisi 64 serikat pekerja dan koalisi sembilan organisasi kerakyatan lainnya serta perwakilan dari FSPMI," kata Dasco membuka rapat.
Baca Juga: Batal Gelar Aksi, Delegasi Buruh Akan Temui Pimpinan DPR Siang Ini
"Pertemuan hari ini merupakan respon dari pihak kami DPR RI atas surat permohonan audiensi dari KSPP terkait penyampaian draf Rancangan Undang-Undang Ketenagakerjaan. Kami mengapresiasi inisiatif dan partisipasi aktif saudara-saudara dari KSPPB dalam menyuarakan apresiasi aspirasi pekerja Indonesia," tambahnya.
Sebelumnya, Presiden Partai Buruh, Said Iqbal, mengatakan dengan adanya pertemuan tersebut maka aksi buruh yang direncanakan digelar hari ini dibatalkan.
"Delegasi 50 orang perwakilan KSP-PB pada selasa tanggal 30 September 2205 jam 12.00 WIB akan diterima oleh pimpinan DPR RI dalam rangka menyerahkan draft sandingan RUU Ketenagakerjaan versi Partai Buruh dan buruh Indonesia," ujarnya, kepada wartawan.
Said Iqbal menjelaskan, Koalisi Serikat Pekerja-Partai Buruh (KSP-PB) terdiri dari 73 elemen gerakan buruh yang berasal dari Partai Buruh, empat konfederasi serikat buruh, 59 federasi serikat pekerja tingkat nasional dari berbagai sektor industri dan sembilan organisasi kerakyatan seperti serikat petani, komunitas ojol, Jala PRT, jaringan miskin kota, buruh migran, aliansi nelayan hingga tenaga honorer.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Demo BEM UI 28 Oktober 2026: Cek Lokasi, Jadwal, dan Informasi Terbaru
- 2Cara Daftar BLT Kesra Rp900 Ribu Akhir Oktober 2026, Cek Tahapannya
- 3UMKM Indonesia Bidik Pasar Global, LPEI Tawarkan Pembiayaan hingga Konsultasi Ekspor
- 4Lineup Jazz Goes to Campus 2026 Lengkap, Ada Kahitna hingga Maliq & D'Essentials
- 5Survei IPO: Gerindra Memimpin, PSI yang Diperkuat Jokowi di Posisi Sembilan
- 6KPK Tegaskan Tak Sita atau Terima Pengembalian Rp40 Juta dari PCNU Terkait Muktamar NU
- 7Link Live Streaming Garudayaksa vs Persib Bandung Malam Ini, Klik di Sini!
- 8Kalender Jawa 28 Oktober 2026: Watak Weton Rabu Pon, Benarkah Dikenal Pekerja Keras?
- 9Auditor BPK Ungkap Enam Penyimpangan Yaqut Cholil Qoumas dalam Penetapan Kuota Haji Tambahan
- 10KPK Jadwalkan Ulang Pemeriksaan Nusron Wahid di Kasus Suap HGB Summarecon








