Polres Jakpus Gelar Pangan Murah, Sediakan Beras 5 Kg Rp55.000

AKURAT.CO Satuan Reserse Kriminal (Sat Reskrim) Polres Metro Jakarta Pusat menggelar Gerakan Pangan Murah, sebagai upaya membantu meringankan beban masyarakat menghadapi harga pangan yang terus naik.
Dipimpin Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Pusat, AKBP Roby Saputra, kegiatan ini menyediakan 2 ton beras kemasan 5 kilogram dengan harga terjangkau Rp55.000 per paket. Beras yang dijual merupakan produk Bulog dengan merek SPHP.
Roby mengatakan, kegiatan ini bukan hanya sekadar program distribusi pangan murah, namun juga upaya membangun hubungan yang lebih dekat antara Polri dan masyarakat.
Baca Juga: Kelangkaan Beras Premiun di Tengah Penertiban Beras Oplosan, Pemerintah Perlu Lakukan Ini
Warga yang hadir tampak antusias dan tertib saat membeli beras yang dijual. Kegiatan berlangsung aman dan kondusif hingga selesai. Masyarakat pun menyampaikan apresiasi atas inisiatif tersebut.
"Kami berharap Gerakan Pangan Murah ini bisa sedikit meringankan beban warga. Selain menjaga stabilitas harga, ini juga bagian dari pendekatan humanis Polri kepada masyarakat," kata Roby, di Jl. Kemayoran Gempol, Kelurahan Kebon Kosong, Kecamatan Kemayoran, Rabu (27/8/2025).
Sementara itu, Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Pol Susatyo Purnomo Condro, mengatakan kegiatan ini merupakan bentuk nyata kepedulian Polri terhadap masyarakat, khususnya di wilayah Jakarta Pusat.
"Kami ingin memastikan kebutuhan pokok seperti beras tetap terjangkau di tengah kondisi ekonomi yang menantang," kata Susatyo.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kecelakaan Maut di Afrika Selatan, 21 Orang Tewas dalam Tabrakan Tiga Kendaraan
- 2Terpukau Atmosfer Persija vs Persib di SUGBK, John Herdman: Belum Pernah Saya Rasakan
- 3Apa Itu Gempa Megathrust? Ini Wilayah Indonesia yang Berpotensi Terdampak
- 4Tokoh Partai Reformasi Britania Raya Balas Trump soal Irlandia Bersatu: Jangan Campuri Politik Inggris!
- 5Soal Kabar Jokowi-Megawati Bakal Bertemu, Said Abdullah: Kartunya Mati, Jangan Dihidupkan Lagi
- 6Suahasil Nazara Jadi Menkeu Baru, Ini Sosok dan Perjalanan Kariernya
- 7ACL Two: FC Seoul Siapkan Pemain SMA Lawan Persib Bandung, Anggap Remeh?
- 8Ismed Sofyan Puji Shin Tae-yong Usai Persija Kalahkan Persib, Putuskan Kebuntuan 3 Tahun
- 9Sidang Korupsi Kuota Haji Ungkap Marwan Dasopang Mendorong Kuota Tambahan Tidak Seluruhnya untuk Jemaah Reguler
- 10Fahd A Rafiq Bersama Tujuh Tersangka OTT Summarecon Digiring ke Mobil Tahanan KPK








