Akurat

Berkontribusi ke Ekonomi, Puan Minta Pemerintah Korsel Beri Perlindungan untuk PMI

Ahada Ramadhana | 13 Agustus 2025, 08:19 WIB
Berkontribusi ke Ekonomi, Puan Minta Pemerintah Korsel Beri Perlindungan untuk PMI

 

AKURAT.CO Ketua DPR RI, Puan Maharani, mendorong dilakukannya pembahasan terkait kerja sama penempatan Pekerja Migran Indonesia (PMI) di Korea Selatan, yang saat ini sedang tertunda. 

Hal ini dibahas dalam kunjungan Delegasi Utusan Khusus Presiden Republik Korea, Cho Jeong-Sik, Seo Young-Kyo, dan Lee Jae-Gang di Gedung DPR. 

Sebagai informasi, MOU Employment Permit System (EPS) antara Indonesia dan Korea belum diperpanjang, karena pihak Korea tidak sepakat dengan elemen perlindungan pekerja perikanan.

"PMI di Korea adalah para pekerja yang memiliki semangat tinggi untuk bekerja dan produktif. Sehingga mereka tentu akan berkontribusi positif bagi ekonomi Korea," kata Puan di Gedung MPR/DPR RI, dikutip Rabu (13/8/2025).

Baca Juga: Prabowo dan PM Anwar Sepakat Permudah Akses Pendidikan Anak Pekerja Migran di Malaysia

"Saya harapkan dukungan dari Majelis Nasional Korea untuk upaya perlindungan PMI Indonesia yang bekerja di Korea. Saya juga berharap mereka selalu mendapat perlakuan yang baik dan selalu dipenuhi hak dan kewajibannya selama tinggal di Korea," imbuhnya.

Di sisi lain, dia juga mendorong Indonesia dan Korea lebih meningkatkan hubungan antar masyarakat (people to people contact), agar hubungan kedua warga negara semakin erat. Dia juga mendorong peningkatan kerja sama pendidikan, melalui pertukaran mahasiswa/ pelajar, pengajar, dan penelitian bersama. 

"Tentunya akan sangat dihargai jika lebih banyak beasiswa bagi mahasiswa/ pelajar Indonesia yang akan belajar ke Korea. Pariwisata dan kegiatan pertukaran budaya juga kiranya dapat terus ditingkatkan dalam meningkatkan hubungan antar masyarakat," sambungnya.

Puan mengungkap, DPR terus mengikuti perkembangan situasi di Semenanjung Korea, dan mengkhawatirkan apabila situasi tereskalasi sehingga meningkatkan ketegangan di kawasan.

Baca Juga: Mandiri Sahabatku Akselerasi Literasi Keuangan dan Wawasan Investasi untuk Pekerja Migran di Malaysia

Indonesia secara konsisten berpandangan, akan pentingnya menciptakan stabilitas dan wilayah bebas senjata nuklir di semenanjung Korea. "Indonesia mendorong para pihak yang terlibat untuk menahan diri dan menghindari eskalasi ketegangan di kawasan," jelasnya. 

Di akhir pertemuan, Puan mengucapkan terima kasih atas kunjungan para delegasi utusan khusus Presiden Korea ke DPR RI hari ini. Dia pun menitipkan salam untuk Presiden Korea Lee Jae-Myung, yang sedang menjalankan tugas.

Serta Presiden Lee Jae-Myung dapat membawa hubungan bilateral antara Indonesia dengan Republik Korea semakin berkembang positif, serta bermanfaat bagi rakyat di kedua negara.

"Tentunya saya ingin mengucapkan selamat atas terpilihnya Presiden Republik Korea yang baru, Yang Mulia Presiden Lee Jae-Myung. Saya berharap di bawah kepemimpinan beliau, Republik Korea semakin maju dan kemajuannya berdampak positif bagi stabilitas di Kawasan Asia Timur," tegasnya.

"Kunjungan bapak ibu sekalian sebagai Utusan Khusus Presiden Korea mencerminkan komitmen pemerintah Korea yang baru untuk terus mengembangkan hubungan baik Indonesia dan Korea," tambahnya.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.