Berkontribusi ke Ekonomi, Puan Minta Pemerintah Korsel Beri Perlindungan untuk PMI

AKURAT.CO Ketua DPR RI, Puan Maharani, mendorong dilakukannya pembahasan terkait kerja sama penempatan Pekerja Migran Indonesia (PMI) di Korea Selatan, yang saat ini sedang tertunda.
Hal ini dibahas dalam kunjungan Delegasi Utusan Khusus Presiden Republik Korea, Cho Jeong-Sik, Seo Young-Kyo, dan Lee Jae-Gang di Gedung DPR.
Sebagai informasi, MOU Employment Permit System (EPS) antara Indonesia dan Korea belum diperpanjang, karena pihak Korea tidak sepakat dengan elemen perlindungan pekerja perikanan.
"PMI di Korea adalah para pekerja yang memiliki semangat tinggi untuk bekerja dan produktif. Sehingga mereka tentu akan berkontribusi positif bagi ekonomi Korea," kata Puan di Gedung MPR/DPR RI, dikutip Rabu (13/8/2025).
Baca Juga: Prabowo dan PM Anwar Sepakat Permudah Akses Pendidikan Anak Pekerja Migran di Malaysia
"Saya harapkan dukungan dari Majelis Nasional Korea untuk upaya perlindungan PMI Indonesia yang bekerja di Korea. Saya juga berharap mereka selalu mendapat perlakuan yang baik dan selalu dipenuhi hak dan kewajibannya selama tinggal di Korea," imbuhnya.
Di sisi lain, dia juga mendorong Indonesia dan Korea lebih meningkatkan hubungan antar masyarakat (people to people contact), agar hubungan kedua warga negara semakin erat. Dia juga mendorong peningkatan kerja sama pendidikan, melalui pertukaran mahasiswa/ pelajar, pengajar, dan penelitian bersama.
"Tentunya akan sangat dihargai jika lebih banyak beasiswa bagi mahasiswa/ pelajar Indonesia yang akan belajar ke Korea. Pariwisata dan kegiatan pertukaran budaya juga kiranya dapat terus ditingkatkan dalam meningkatkan hubungan antar masyarakat," sambungnya.
Puan mengungkap, DPR terus mengikuti perkembangan situasi di Semenanjung Korea, dan mengkhawatirkan apabila situasi tereskalasi sehingga meningkatkan ketegangan di kawasan.
Indonesia secara konsisten berpandangan, akan pentingnya menciptakan stabilitas dan wilayah bebas senjata nuklir di semenanjung Korea. "Indonesia mendorong para pihak yang terlibat untuk menahan diri dan menghindari eskalasi ketegangan di kawasan," jelasnya.
Di akhir pertemuan, Puan mengucapkan terima kasih atas kunjungan para delegasi utusan khusus Presiden Korea ke DPR RI hari ini. Dia pun menitipkan salam untuk Presiden Korea Lee Jae-Myung, yang sedang menjalankan tugas.
Serta Presiden Lee Jae-Myung dapat membawa hubungan bilateral antara Indonesia dengan Republik Korea semakin berkembang positif, serta bermanfaat bagi rakyat di kedua negara.
"Tentunya saya ingin mengucapkan selamat atas terpilihnya Presiden Republik Korea yang baru, Yang Mulia Presiden Lee Jae-Myung. Saya berharap di bawah kepemimpinan beliau, Republik Korea semakin maju dan kemajuannya berdampak positif bagi stabilitas di Kawasan Asia Timur," tegasnya.
"Kunjungan bapak ibu sekalian sebagai Utusan Khusus Presiden Korea mencerminkan komitmen pemerintah Korea yang baru untuk terus mengembangkan hubungan baik Indonesia dan Korea," tambahnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Demo BEM UI 28 Oktober 2026: Cek Lokasi, Jadwal, dan Informasi Terbaru
- 2Cara Daftar BLT Kesra Rp900 Ribu Akhir Oktober 2026, Cek Tahapannya
- 3UMKM Indonesia Bidik Pasar Global, LPEI Tawarkan Pembiayaan hingga Konsultasi Ekspor
- 4Lineup Jazz Goes to Campus 2026 Lengkap, Ada Kahitna hingga Maliq & D'Essentials
- 5Survei IPO: Gerindra Memimpin, PSI yang Diperkuat Jokowi di Posisi Sembilan
- 6KPK Tegaskan Tak Sita atau Terima Pengembalian Rp40 Juta dari PCNU Terkait Muktamar NU
- 7Link Live Streaming Garudayaksa vs Persib Bandung Malam Ini, Klik di Sini!
- 8Kalender Jawa 28 Oktober 2026: Watak Weton Rabu Pon, Benarkah Dikenal Pekerja Keras?
- 9Auditor BPK Ungkap Enam Penyimpangan Yaqut Cholil Qoumas dalam Penetapan Kuota Haji Tambahan
- 10KPK Jadwalkan Ulang Pemeriksaan Nusron Wahid di Kasus Suap HGB Summarecon








