Program Sekolah Rakyat Wujud Kepedulian Prabowo terhadap Masyarakat Miskin

AKURAT.CO Presiden RI, Prabowo Subianto, melalui berbagai program yang digagasnya, berkomitmen memuliakan masyarakat miskin sekaligus membuka jalan bagi generasi penerus agar keluar dari garis kemiskinan.
Hal ini disampaikan Wakil Menteri Sosial, Agus Jabo Priyono, dalam diskusi Berani Bicara bertajuk 'Gaspol Sukseskan Program Presiden Prabowo' di Jakarta Selatan, dikutip Jumat (18/7/2025).
"Pak Prabowo ingin memuliakan saudara-saudara kita yang miskin. Ingin memutus transmisi kemiskinan. Di situlah peran Sekolah Rakyat, Koperasi Desa Merah Putih, dan Makan Bergizi Gratis," ujar Agus.
Baca Juga: Sekolah Rakyat Resmi Beroperasi, 9.700 Siswa dari Keluarga Miskin Ekstrem Mulai Belajar
Melalui program Sekolah Rakyat, pemerintah berupaya memutus rantai kemiskinan dan mengubah kenyataan yang selama ini terjadi, di mana anak-anak dari keluarga miskin cenderung mewarisi kondisi ekonomi orang tuanya.
"Makanya pesan Presiden, kalau orang tuanya miskin, anak-anaknya tidak harus ikut miskin. Caranya ya lewat pendidikan," tegasnya.
Pengentasan kemiskinan, menjadi perhatian utama Presiden Prabowo dalam berbagai programnya. Pemerintah menargetkan kemiskinan ekstrem di Indonesia mencapai nol persen pada 2026, dan tingkat kemiskinan umum turun di bawah 5 persen pada 2029.
Target ini termasuk dalam prioritas nasional dan akan dicapai melalui berbagai program intervensi sosial dan pemberdayaan masyarakat. "Pak Prabowo ingin secepat-cepatnya masyarakat miskin bisa merasakan langsung manfaat program-program itu," tutup Wamensos.
Dalam kesempatan yang sama, Tenaga Ahli Utama Kantor Komunikasi Kepresidenan (PCO), Adita Irawati, menegaskan bahwa Presiden Prabowo telah menyiapkan tiga senjata utama atau Trisula dalam pengentasan kemiskinan.
Tiga program tersebut yaitu Sekolah Rakyat, Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih, dan Cek Kesehatan Gratis di Sekolah.
Baca Juga: Pemerintah Perlu Buat Perencanaan Keberlanjutan Siswa Usai Lulus dari Sekolah Rakyat
Program di bidang kesehatan, Cek Kesehatan Gratis (CKG) telah menjangkau 10 juta orang dan ditargetkan menjangkau 50 juta orang hingga akhir tahun ini. Program ini kini mulai menyasar siswi tingkat SD hingga SMA, yang jumlahnya mencapai 57 juta jiwa.
"Jika program CKG dilakukan secara masif, kami optimistis target itu tercapai," ujar Adita.
Di bidang sosial ekonomi ada Program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih. Program ini diharapkan mampu mengangkat perekonomian masyarakat desa/kelurahan dan menciptakan kemandirian ekonomi, termasuk membuka lapangan kerja baru.
Presiden Prabowo dijadwalkan secara resmi meluncurkan Kopdes Merah Putih pada 21 Juli 2025, dengan target 80 ribu koperasi siap beroperasi di seluruh Indonesia.
"Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih menawarkan konsep pemberdayaan desa. Bagaimana desa bisa memenuhi kebutuhan hidupnya sendiri dan menciptakan pekerjaan dari kekuatan warganya sendiri," ujar Adita.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Belajar dari Jepang, Erick Thohir Ingin Timnas Indonesia Punya Dua Skuad Berkualitas
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Aprilia Buang Peluang Emas Meski Kuasai 4 Besar di Mandalika, Marc Marquez Pemenang Sesungguhnya!
- 5Kalender Jawa 13 Oktober 2026: Watak Weton Selasa Pon, Setia tetapi Mudah Cemburu
- 6Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 7Rusia Perluas Pangkalan Militer di Libya, NATO Terancam dari Dua Arah
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Usut Korupsi BNPB, KPK Endus Keterlibatan Perusahaan Keluarga dan Orang Kepercayaan Suharyanto
- 10BGN Resmikan 980 Dapur MBG untuk Wilayah 3T








