Indonesia Siap Jadi Juru Damai Konflik India dan Pakistan

AKURAT.CO Menteri Luar Negeri, Sugiono, memastikan bahwa Indonesia siap menjadi juru damai atas konflik bersenjata antara India dan Pakistan.
Sikap menjadi juru damai konflik India dan Pakistan ini merupakan implementasi dari Pembukaan Undang-Undang Dasar (UUD) 1945, khususnya alinea keempat, yang mengamanatkan Indonesia untuk ikut serta dalam menjaga ketertiban dunia berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi dan keadilan sosial.
Baca Juga: Selain Palestina, PUIC ke-19 Turut Bahas Upaya Penyelesaian Konflik Pakistan-India
"Apapun yang kita lakukan (menjadi juru damai konflik India dan Pakistan) ya sesuai dengan konstitusi kita juga. Jika diminta, apapun yang sifatnya menciptakan perdamaian dunia kita ikut aktif," kata Sugiono di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Jumat (16/5/2025).
Menurut Menlu, Indonesia pun selalu mendorong berakhirnya konflik di seluruh belahan dunia. Termasuk konflik yang terjadi antara India dan Pakistan.
Baca Juga: India–Pakistan Gencatan Senjata: Operasi Militer Dihentikan Sementara
Sebab, pemerintah Indonesia memandang tidak ada manfaat yang diperoleh atas perang tersebut.
"Karena perang di manapun, oleh siapapun itu tidak akan membawa manfaat," ujarnya.
Baca Juga: Apakah India dan Pakistan Memulai Perang Drone? Ini Jawabannya
Mengutip pernyataan Presiden Prabowo Subianto, Menlu menekankan pentingnya kolaborasi untuk menghadapi ketidakpastian situasi global saat ini.
Menurutnya, langkah ini bisa menjadi salah satu cara untuk mewujudkan kesejahteraan masyarakat di masing-masing negara.
Baca Juga: Konflik Makin Memanas, Puan Desak Pemerintah Evakuasi WNI di India dan Pakistan
"Jadi, ya kita berharap agar ketegangan tidak lanjut. Dan pemimpin-pemimpin negara tersebut bisa secara bijaksana mencari dan menemukan langkah lengkapnya," jelasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 2Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 7Fabio Calonego Akui Ditawari Naturalisasi, Tertarik Bela Timnas Indonesia
- 8Gubernur Bali I Wayan Koster Viral Usai Adu Mulut dengan Petugas SPBU, Ini Profilnya
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK








