Manfaatkan Saja Dana CSR untuk Biayai Program Makan Bergizi Gratis

AKURAT.CO Pemerintah dapat memanfaatkan dana Corporate Social Responsibility (CSR) dari perusahaan negara maupun swasta untuk mendukung program Makan Bergizi Gratis (MBG).
"Melalui CSR, cakupan sasaran program ini dapat diperluas. Termasuk menjangkau masyarakat di luar kategori mustahik zakat," kata Anggota Komisi VIII DPR, Abdul Fikri Faqih, kepada wartawan, Jumat (24/1/2025).
Menurutnya, pengumpulan dana zakat oleh Baznas hingga triwulan ketiga 2024 baru mencapai Rp1 triliun.
Baca Juga: Pemerintah Targetkan 5.000 Dapur Umum SPPG untuk Program Makan Bergizi Gratis 2025
Angka tersebut jauh dari kebutuhan pembiayaan program Makan Bergizi Gratis pada 2025 yang diproyeksikan mencapai Rp71 triliun.
"Dengan kesenjangan yang begitu besar, usulan ini kurang realistis," kata Fikri.
Jika dana zakat tetap akan dimanfaatkan untuk membiayai program Makan Bergizi Gratis, maka penggunaannya harus tepat sasaran. Dan hanya diberikan kepada fakir miskin yang termasuk kategori mustahik.
Baca Juga: Tokoh Masyarakat Papua Apresiasi Program Makan Bergizi Gratis Presiden Prabowo
"Program ini tidak bisa digunakan secara umum untuk seluruh sekolah. Harus ada fokus pada penerima yang benar-benar memenuhi syarat sesuai prinsip syariah," ujar Fikri.
Selin itu, perlu adanya kajian mendalam dan transparan terkait skema pembiayaan program Makan Bergizi Gratis agar tepat sasaran dan sesuai peraturan perundang-undangan.
"Berharap program Makan Bergizi Gratis dapat berjalan dengan baik, melalui sumber pembiayaan yang tepat tanpa menimbulkan polemik di masyarakat," kata Fikri.
Baca Juga: Program Makan Bergizi Gratis Bawa Dampak Positif Bagi Pelajar
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 2Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 7Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 8Fabio Calonego Akui Ditawari Naturalisasi, Tertarik Bela Timnas Indonesia
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK





