Rasional jika Golkar Dapat Tujuh Kursi Menteri di Pemerintahan Prabowo-Gibran

AKURAT.CO Partai Golkar mendapat banyak kursi menteri di pemerintahan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka merupakan keputusan yang wajar.
Pengamat politik dari Citra Institute, Efriza, menilai bahwa hal itu rasional, lantaran Golkar turut berjuang dari awal dalam memenangkan Prabowo-Gibran di Pilpres 2024.
Di sisi lain, Golkar juga merupakan partai kedua terbesar yang mendapatkan kursi di parlemen pusat.
"Isu Golkar dapat tujuh kursi menteri rasional. Sebab, Golkar memang pendukung pemerintah dan berada sebagai partai nomor urut dua," katanya saat dihubungi Akurat.co, Selasa (8/10/2024).
Kabar yang beredar menyebut, tujuh kursi menteri dari Golkar akan diisi oleh Bahlil Lahadalia, Nusron Wahid, Agus Gumiwang Kertasasmita, Meutya Hafid, Ace Hasan Syadzily, Dito Ariotedjo dan Maman Abdurahman.
Baca Juga: 70 Persen Masyarakat Puas dengan Kinerja Presiden Jokowi di Akhir Masa Jabatan
Pos kementerian yang disebut bakal diberikan kepada Golkar yaitu Kementerian ESDM, Kementerian Agararia dan Tata Ruang, Kementerian Perindustrian, Kementerian Komunikasi dan Informatika, Kementerian Agama, Kementerian Pemuda dan Olahraga, Kementerian Koperasi dan UMKM.
"Nama-nama yang beredar juga kapasitas, pengalaman, juga rekam jejak kariernya memang bernilai tinggi. Jadi tak ada masalah jika ketujuh nama itu menduduki kursi menteri," jelas Efriza.
Menurutnya, nama-nama yang beredar sudah layak untuk menjabat sebagai menteri karena punya kepabilitas dan kapasitas.
Partai Golkar juga dinilai jeli dan pintar dalam melihat potensi-potensi dari sejumlah kadernya.
"Golkar juga terlihat jeli dan paham akan kadernya yang mumpuni untuk menduduki kursi-kursi menteri. Yang diperkirakan memang kemungkinannya adalah jatah Golkar dengan didasari kapasitas, kapabilitas dan kemampuan manajerial kepemimpinan dalam kementerian nantinya yang dipercayakan diemban oleh mereka tersebut," jelas Efriza.
Baca Juga: Harta Karun Litium Senilai Rp8,4 Triliun Tersembunyi di Dasar Laut Salton California
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Ekspor Minyak Timur Tengah Pulih 80 Persen, Strategi Iran di Selat Hormuz Mulai Kehilangan Taji?
- 2Prediksi Skor Thailand vs Vietnam 29 September 2026: Vietnam Berpeluang Menang Lagi?
- 3Prediksi Skor Argentina vs Bolivia 1 Oktober 2026: La Albiceleste Dijagokan
- 4Sinyal Aliansi Militer Baru? Telepon Khusus Erdogan ke Prabowo Bongkar Ambisi Besar Jakarta-Ankara
- 5Klasemen FIFA ASEAN Cup 2026 Terbaru: Indonesia vs Bangladesh, Cek Jadwal dan Posisi Grup A!
- 6Tanpa Sponsor 'Palsu' Rp19,69 Triliun, Manchester City Mungkin Tanpa Aguero dan Silva
- 7Prediksi Spanyol vs Kroasia di UEFA Nations League: Susunan Pemain, H2H, dan Skor
- 8Kalender Jawa 29 September 2026: Selasa Wage Cocok untuk Apa? Ini Watak dan Neptunya
- 9KPK Hadirkan Delapan Saksi dari Kesthuri, Himpuh, Amphuri hingga Maktour untuk Pembuktian Korupsi Kuota Haji
- 10Terima Jemaat GKPI Rajeg, Wapres Gibran Tekankan Kerukunan dan Kebebasan Beribadah








