Akurat

YLKI Buka Posko Bulan Pengaduan Konsumen Maskapai Udara Hingga 30 Juni 2024

Sulthony Hasanuddin | 7 Juni 2024, 11:10 WIB
YLKI Buka Posko Bulan Pengaduan Konsumen Maskapai Udara Hingga 30 Juni 2024

AKURAT.CO Transportasi udara menjadi sarana vital bagi sebagian masyarakat Indonesia, apalagi Indonesia sebagai negara kepulauan atau archipelago state.

Tidak aneh jika sebagian masyarakat Indonesia amat bergantung pada keberadaan transportasi udara tersebut. Dari sisi statistik, saat ini sekitar 10 persen total populasi adalah captive market untuk pangsa pasar maskapai udara di Indonesia.

Tingginya minat masyarakat terhadap jasa transportasi udara itu, ternyata juga paralel dengan tingginya pengaduan konsumen jasa transportasi udara, setidaknya pengaduan yang masuk ke Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI).

Baca Juga: Garuda Indonesia Gandeng SmartRyde Sediakan Airport Transfer Service

Sebab menurut data Bidang Pengaduan YLKI 2023, kasus pengaduan transportasi udara merupakan 10 besar pengaduan, yg besarannya mencapai 32,1 persen. Ini jelas sangat signifikan, dan terbilang ironis.

Adapun jenis pengaduan yang diadukan adalah terkait kasus seperti bagasi (20,7%), kompensasi (20,7%), pembatalan penerbangan (13,8%), dan refund tiket (10,3%).

Untuk menggali lebih dalam pengaduan konsumen, YLKI akan membuka posko pengaduan jasa transportasi udara (maskapai penerbangan).

Jika konsumen ingin mengadukan masalahnya dapat melalui:

Baca Juga: Ramalan Zodiak Capricorn Juni 2024: Saatnya Manfaatkan Peluang untuk Mencapai Tujuan!

- Email: konsumen@ylki.or.id
- Website: pelayanan.ylki.or.id
- Form pengaduan: https//bit.ly bulanpengaduanmaskapai
- Qr code: Terlampir di media sosial Instagram YLKI
- Datang langsung ke kantor YLKI di Jalan Pancoran Barat VII No.1, Duren Tiga, Jakarta Selatan

Bulan pengaduan akan dibuka hingga 30 juni 2024.

Bulan pengaduan ini sangat penting untuk mendorong perbaikan pada pihak operator maskapai, dan atau pengawasan yang lebih kuat dari regulator. Oleh karena itu YLKI mengajak dan mendorong konsumen utk pro aktif mengadu.

Baca Juga: RI dan Korsel Kerja Sama Kurangi Emisi Karbon

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.