Perang Urat Syaraf Jelang Gugatan Hasil Pilpres di MK, Psywar Hotman Paris Dibalas Kubu Timnas AMIN
Citra Puspitaningrum | 26 Maret 2024, 15:56 WIB

AKURAT.CO Sidang sengketa pilpres atau perselisihan hasil pemilihan umum (PHPU) 2024 perdana akan digelar pada (27/3/2024) Rabu besok. Kendati demikian, masing-masing tim hukum dari pasangan capres-cawapres sudah terlibat perang urat syaraf.
Anggota tim pembela Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka, Hotman Paris melancarkan psywar. Hotman menilai gugatan yang dilayangkan tim hukum pasangan nomor urut 1 dan nomor urut 3 ke Mahkamah Konstitusi (MK) sebagai tindakan yang cengeng.
Sontak peryataan itu mendapat balasan tak kalah keras. Juru bicara Timnas AMIN, Iwan Tarigan menyebut tak terima dengan ucapan Hotman Paris dan akan memastikan bahwa peryataan itu keliru.
Iwan menegaskan akan membuat pengacara kondang itu menangis di persidangan. "Hotman Paris akan kami buat menangis dan Otto Hasibuan akan masuk kamar," kata Iwan dalam keterangan terulis, Selasa (26/3/2024).
Iwan menilai, PHPU merupakan mekanisme yang diatur berdasarkan undang-undang pemilu. Oleh sebab itu, gugatan sengketa hasil pilpres 2024 secara sah dapat diadili di MK.
"Kewenangan Mahkamah Konstitusi adalah mengadili pada tingkat pertama dan terakhir yang putusannya bersifat final untuk memutus sengketa kewenangan lembaga negara yang kewenangannya diberikan oleh undang-undang dasar," ujarnya.
Lebih lanjut, Iwan menuturkan, petitum yang dibuat oleh pihaknya, tidak serta merta meminta pemilu diulang tanpa ada bukti kecurangan yang terstruktur, sistematis dan masif. Lantaran ditemukan kecurangan tersebut, Timnas AMIN meminta agar Gibran Rakabuming Raka tidak diikutsertakan dalam pemilu ulang tersebut.
Sebelumnya, Hotman Paris menilai, permohonan yang diajukan kubu 1 dan 3 tidak tepat. Karena paslon 1 dan 3 sudah dua kali mengakui keabsahan Gibran sebagai cawapres, baik saat proses pendaftaran maupun saat berlangsungnya debat pilpres.
"Waktu pendaftaran di KPU mendapatkan nomor malah mereka pesta pora berdiri 01, 02, 03 berdiri tidak ada satupun protes tentang keabsahan Gibran. Itu pengakuan pertama," kata Hotman di MK Senin (25/3/2024) malam.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Ekspor Minyak Timur Tengah Pulih 80 Persen, Strategi Iran di Selat Hormuz Mulai Kehilangan Taji?
- 2Cara Cek Penerima BSU Kemnaker 2026 Pakai NIK, Begini Status Link Resminya
- 3Prediksi Skor Thailand vs Vietnam 29 September 2026: Vietnam Berpeluang Menang Lagi?
- 4Prediksi Skor Argentina vs Bolivia 1 Oktober 2026: La Albiceleste Dijagokan
- 5Sinyal Aliansi Militer Baru? Telepon Khusus Erdogan ke Prabowo Bongkar Ambisi Besar Jakarta-Ankara
- 6Klasemen FIFA ASEAN Cup 2026 Terbaru: Indonesia vs Bangladesh, Cek Jadwal dan Posisi Grup A!
- 7Kalender Jawa 2 Oktober 2026: Watak Weton Jumat Pahing Dikenal Punya Cita-Cita Tinggi
- 8Tanpa Sponsor 'Palsu' Rp19,69 Triliun, Manchester City Mungkin Tanpa Aguero dan Silva
- 9Anak Usaha Lyman Group Urus HGB Kota Baru Parahyangan ke ATR/BPN, KPK Dalami Setorannya
- 10KPK Buka Peluang Periksa Nusron Wahid di Kasus ATR/BPN, Dalami Alur Setoran hingga Pusat








