Pemilu 2024 Dibanjiri Uang Haram, KPU Pilih Main Aman

AKURAT.CO KPU memilih main aman menyikapi uang haram yang membanjiri Pemilu 2024, sebagaimana temuan PPATK. Ketua KPU Hasyim Asy’ari mengatakan, pihaknya tak punya kewenangan mencegah adanya dana ilegal yang mengalir untuk pemilu.
Menurut Hasyim, KPU hanya mengurusi laporan dana kampanye, tak bisa masuk pada laporan keuangan parpol. Sementara PPATK menyebut adanya dana hasil kejahatan yang mengalir ke bendahara 21 parpol.
“Apakah ke rekening bendahara partai itu menjadi salah satu sumber dana kampanye, kan aliran dananya PPATK yang tahu. Tetapi yang diurus KPU sekali lagi adalah laporan dana kampanye, termasuk rekening dana kampanye, bukan laporan keuangan partai atau rekening partainya," kata Hasyim, di Denpasar, Bali, Kamis (11/1/2024).
Baca Juga: Ditungggu, Kolaborasi PPATK-KPU-Bawaslu Setop Aliran Uang Haram Pemilu
Kepala PPATK Ivan Yustiavandana membeberkan adanya 9.164 transaksi selama periode 2022-2023 yang melibatkan bendahara 21 parpol. Total transaksi mencapai Rp195 miliar.
Selain itu, PPATK memonitor adanya 100 orang daftar calon tetap Pemilu 2024 yang terlibat dan menerima dana senilai Rp7,7 triliun dari luar negeri. Temuan-temuan PPATK belum ditindaklanjuti lembaga berwenang.
Baca Juga: Uang Haram Mengalir untuk Pemilu, Jokowi Pastikan Proses Hukum Berjalan
Hasyim menegaskan, ada batasan yang perlu diperhatikan terkait pelaksanaan pemilu. KPU misalnya, hanya memiliki wewenang memonitor laporan dana kampanye dan menyiapkan sanksi.
"Kalau tidak melaporkan dana kampanye setidaknya dia menang, yang bersangkutan tidak ditetapkan sebagai calon terpilih, selama ini ada," kata dia.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Eks Ketua KY Soroti Putusan MK soal Ijazah Gibran: Tidak Menemukan Bukti Bukan Berarti Terbukti
- 2Kalender Jawa 12 Oktober 2026: Watak Weton Senin Pahing Dikenal Tegas dan Punya Cita-Cita Tinggi
- 3Belajar dari Jepang, Erick Thohir Ingin Timnas Indonesia Punya Dua Skuad Berkualitas
- 4Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 5Aprilia Buang Peluang Emas Meski Kuasai 4 Besar di Mandalika, Marc Marquez Pemenang Sesungguhnya!
- 6Prediksi Lens vs Sporting CP 13 Oktober 2026: Skor, H2H, dan Susunan Pemain
- 7Kalender Jawa 13 Oktober 2026: Watak Weton Selasa Pon, Setia tetapi Mudah Cemburu
- 8Prediksi Skor Sabah FK vs Slavia Praha 13 Oktober 2026: Siapa yang Diunggulkan?
- 9BGN Resmikan 980 Dapur MBG untuk Wilayah 3T
- 10KPK Tetapkan Lima Tersangka OTT BNPB, Adik hingga Orang Kepercayaan Suharyanto Terjerat








