Akurat

Sebut Yogyakarta Politik Dinasti, Ade Armando Dikuliahi Sultan Ditegur Keras PSI

Roni Anggara | 5 Desember 2023, 09:01 WIB
Sebut Yogyakarta Politik Dinasti, Ade Armando Dikuliahi Sultan Ditegur Keras PSI



AKURAT.CO Politisi PSI Ade Armando tak lepas dari kontroversi. Setelah menyebut Yogyakarta mempraktikkan politik dinasti, Armando langsung dikuliahi Sri Sultan Hamengkubuwono X dan ditegur keras PSI.

Sultan mengingatkan Armando kultur sejarah keraton Yogyakarta yang dilindungi konstitusi. Secara historis bisa dilacak, dalam peraturan perundang-undangan juga sudah ditegaskan keistimewaan Yogyakarta.

"Komentar boleh saja, hanya pendapat saya, konstitusi peralihan itu kan ada di pasal 18 (UUD 1945), yang menyangkut masalah pemerintah Indonesia. Itu menghargai asal-usul tradisi DIY," kata Sultan, di Yogyakarta, Senin (4/12/2023).

Baca Juga: Demo Hari Senin, Tangkap Ade Armando Penista Sejarah Yogyakarta

Sultan mengingatkan Pasal 18B ayat 1 UUD 1945 Bab VI tentang Pemerintah Daerah yang mengakui kekhususan Yogyakarta dan telah diterjemahkan melalui UU Nomor 13 tahun 2012. UU tersebut menegaskan bahwa Sultan harus menjabat gubernur dengan Pakualam sebagai wakil.

"Keistimewaan DIY telah diakui oleh undang-undang berdasarkan asal-usul dan sejarah," tegas Sultan.

Dirinya tak mau berpolemik menyikapi pernyataan Armando yang menyebut Yogyakarta mempraktikkan politik dinasti, karena tidak menggelar pilkada. Sultan mengingatkan, istilah politik dinasti tidak disebut konstitusi sementara dirinya melaksanakan amanat konstitusi.

Baca Juga: Ade Armando Sebut Video Dirinya Diskreditkan BIN Hoax

"Yang paling penting bagi DIY, DIY itu daerah istimewa, diakui keistimewaannya dari asal-usulnya, dan negara menghargai sejarah itu. Tapi kalimat dinasti atau tidak, di situ juga tidak ada," ujarnya.

Secara terpisah, Wakil Ketua Dewan Pembina PSI, Grace Natalie, mengaku sudah memberikan teguran keras kepada Armando karena kisruh ini. Sanksi sedang disiapkan oleh internal.

"Masih dirapatkan, tapi sudah ada teguran keras langsung dari Mas Kaesang (Ketum PSI Kaesang Pangarep)," kata Grace.

Baca Juga: Turuti Kaesang, Ade Armando Tak Mau Lagi Cela PDIP

Dirinya mengingatkan Armando sudah memberi klarifikasi melalui video yang diunggah pada media sosialnya. Grace mengulangi klarifikasi Armando bahwa pernyataan mengenai politik dinasti Yogyakarta tidak mewakili partai.

"Pendapat yang dilontarkannya adalah opini pribadi, bukan opini PSI. Tidak ada koordinasi sama sekali dan kami pun kaget dengan pernyataan beliau," katanya.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.