Tak Lagi Kesulitan Air Bersih, Warga Senang Dapat Bantuan Prabowo Dan Unhan

AKURAT.CO Peneliti Universitas Pertahanan (Unhan) berhasil menemukan 132 titik air di Banten dan Jawa Barat.
Dari total tersebut, sebanyak 88 titik air sudah berhasil keluar, sedangkan 44 titik lainnya masih dalam tahap pengerjaan.
Menteri Pertahanan, Prabowo Subianto, mengungkapkan rasa syukur atas keberhasilan penemuan sumber air bersih oleh Unhan.
"Saya ingin menyampaikan beberapa hal. Yang pertama tentunya kita bersyukur bahwa kita dapat menemukan dan menghasilkan air untuk rakyat kita yang sangat membutuhkan air," kata Prabowo dalam Peresmian Sumber Titik Air Bersih di Desa Pamubulan, Kabupaten Lebak, Banten, Minggu (19/11/2023).
Dia menjelaskan dalam mencari sumber air bersih, Unhan menggunakan alat bor canggih. Hal ini terbukti bisa mengeluarkan air dalam waktu cepat.
"Saya kira paling cepat di seluruh Indonesia ya. Kalau yang lain perlu mungkin tiga minggu, kita mungkin satu minggu sudah sudah bisa air keluar," tutur Prabowo.
Teknologi bor tersebut diciptakan oleh para pakar di Unhan yang telah mempelajari mulai dari cara mencari sumber titik air hingga proses pengeboran.
Kecanggihan teknologi dari Unhan ini membuat biaya yang dikeluarkan tidak sia-sia. Sebab, sekali pengeboran bisa memerlukan biaya hingga ratusan juta rupiah. Karenanya, jika saat dilakukan pengeboran tidak ditemukan titik air maka uang yang dikeluarkan akan sia-sia.
"Sekarang kita punya teknologi bisa mencari air, jadi ada teknologinya. Alhamdulillah didapatkan dari beberapa pakar kita. Mereka belajar ke mana-mana, akhirnya membawa pulang teknologi ini dan mengembangkannya. Sekarang alhamdulillah ya, tim dari Universitas Pertahanan bisa mencari air dengan cukup tepat," jelas Prabowo.
Capres dari Koalisi Indonesia Maju (KIM) ini juga mengaku bersyukur bahwa dalam proses pengeboran yang dilakukan Unhan tidak ada yang menemui gagal.
"Ini saya kira prestasi karena banyak, banyak unsur lain bisa ngebor tiga, empat, lima. Ada yang laporan kepala desa ke saya, sembilan kali ngebor enggak ketemu. Jadi ini kita bersyukur bahwa setiap kita bor, kita ketemu dan hasilnya baik," kata Prabowo.
Prabowo bercerita bahwa keberhasilan Unhan menemukan sumber air bersih membuat masyarakat setempat ketagihan ingin jumlah titik air ditambah.
"Begitu banyak tadi sudah dengar, sudah diberi satu titik minta tambah dua," ujarnya.
Kemudian, ada juga ulama setempat yang meminta dibuatkan musola. Namun, Prabowo tidak keberatan dengan permintaan masyarakat itu.
"Insya Allah kita bantu," ucapnya.
Capres dengan nomor urut 2 di Pilpres 2024 itu juga menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang terlibat.
"Saya berterima kasih kepada Universitas Pertahanan, kepada semua unsur di fakultas di Universitas Pertahanan, fakultas teknik dan fakultas logistik militer, para insinyur, para profesor, dekan fakultas teknik," kata Prabowo.
Dalam kesempatan tersebut, sebanyak 15 perwakilan desa penerima bantuan sumber air dari Kementerian Pertahanan dan Unhan menyampaikan terima kasih kepada Prabowo.
Ucapan syukur itu disampaikan secara daring melalui konferensi video.
Samsul, Sekretaris Desa Purabaya, Pasir Astana, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, mengatakan, bantuan sumber air dari Kemenhan-Unhan sangat menjawab kebutuhan desanya yang tengah dilanda kekeringan.
"Ini merupakan hal yang sangat diidam-idamkan. Ini kebutuhan paling urgen, setiap musim kemarau selalu kesulitan air bersih," katanya.
Menurut Samsul, pihaknya terus berupaya mengatasi kekeringan sejak 2016, namun hasilnya masih nihil. Saat kemarau, warga Desa Purabaya masih harus menempuh jarak hingga 3 kilometer untuk mendapatkan air bersih.
"Sebelum adanya sumur bor, warga ambil air sampai dua-tiga kilometer hanya untuk mencuci saja, sedangkan minum mesti beli isi ulang. Mudah-mudahan bantuan dari Kemhan jadi berkah," tuturnya.
Hal serupa juga disampaikan Cecep Hidayat selaku Kepala Desa Cimulang, Kabupaten Bogor. Ia mengatakan sebelum mendapat bantuan dari Kemenhan, warga desanya selalu mengalami kesulitan air bersih.
"Satu hal atas nama warga masyarakat desa, kami sampaikan kami kesulitan dulu sebelum ada (bantuan sumur bor), hampir setiap orang kita kekurangan air," katanya.
Namun situasi saat ini telah berubah, warga tidak lagi kesusahan mendapat air bersih.
"Saya ucapkan terima kasih, terutama bantuan sarana air," ujar Cecep.
"Dengan adanya bantuan ini menjadi motivasi buat kita dan bermanfaat buat masyarakat, bukan hanya untuk minum tapi juga sarana ibadah," sambungnya.
Rohadi, Kepala Desa Sukaharja, Kabupaten Kuningan, juga mengakui bahwa bantuan sumber air sangat bermanfaat bagi warganya. Ia mengatakan, sumber air itu telah berdampak pada 150 kepala keluarga.
"Sudah kami rasakan. Penerima manfaat dari bantuan air bersih sudah disalurkan kepada 150 kepala keluarga, kurang lebih 450 orang," jelasnya.
Rohadi pun menuturkan rasa terima kasih dan mewakili warga desanya mendoakan yang terbaik untuk Prabowo Subianto.
"Kami beserta masyarakat Desa Sukaharja mendoakan mudah-mudahan bapak dipanjangkan umurnya, diberikan kesehatan dan diberikan kesuksesan dalam urusannya. Semoga bapak selalu dalam lindungan Allah SWT," jelasnya.
Adapun, sebanyak 15 titik air bersih yang tersebar di enam wilayah Jabar dan Banten tersebut merupakan bagian dari program pengadaan bantuan air sumber air dari Kemenhan dan Unhan.
Manfaat program bantuan tersebut hingga saat ini tercatat telah dirasakan oleh ribuan kepala keluarga di sekitar lebih dari 130 titik sumber air yang tersebar di banyak wilayah Indonesia.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.









