AKURAT.CO Pakar hukum tata negara, Margarito Kamis menegaskan, putusan MK yang menambah norma syarat usia minimum capres-cawapres, tak bisa dibatalkan. Majelis Kehormatan Mahkamah Konstitusi (MKMK) yang sedang menangani kasus etik terkait putusan tersebut, tak memiliki wewenang membatalkan putusan MK yang sifatnya final dan mengikat.
Menurut Margarito, sepahit apapun putusan MK harus diterima. Tak ada cara lain untuk mengoreksi kecuali membentuk lembaga baru yang prosesnya tak mudah.
"Suka tidak suka putusan MK itu mengikat, dan tidak ada cara mengoreksi keputusan itu. Kalau anda mau mengoreksi, bentuk majelis baru," kata Margarito kepada Akurat.co, Selasa (31/10/2023).
Baca Juga: Masinton Minta DPR Gunakan Hak Angket Selidiki Putusan MK
Adanya aspirasi agar MKMK membatalkan putusan MK, lanjut Margarito, keliru. Artinya, ditetapkannya Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming menjadi capres-cawapres juga tak bisa dikoreksi, karena telah memenuhi undang-undang.
"MKMK tidak berwenang membatalkan putusan MK, titik. Suka atau tidak, senang atau tidak, begitu hukumnya," ujarnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 2Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 3Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 7Fabio Calonego Akui Ditawari Naturalisasi, Tertarik Bela Timnas Indonesia
- 8Gubernur Bali I Wayan Koster Viral Usai Adu Mulut dengan Petugas SPBU, Ini Profilnya
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK









