Transjakarta Siapkan Skema Angkutan Logistik dan Wisata ke Kepulauan Seribu

AKURAT.CO PT Transportasi Jakarta (Transjakarta) menyiapkan skema angkutan logistik dan perjalanan wisata, sebagai bagian dari rencana mengambil alih pengelolaan transportasi laut di Kepulauan Seribu pada Juni 2027.
Selain mobilitas warga, Transjakarta melihat potensi bisnis dari distribusi barang dan perjalanan wisata antarpulau.
Direktur Utama Transjakarta, Welfizon Yuza, mengatakan, perusahaan tengah memetakan kebutuhan transportasi laut di Kepulauan Seribu.
Pemetaan itu mencakup aturan, kondisi kapal dan dermaga, rute, jumlah penumpang, hingga kebutuhan biaya.
"Kami melihat setidaknya ada tiga stream bisnis yang bisa kita kelola, yaitu pergerakan penumpang komuter, logistik, dan juga wisata," kata Welfizon di Jakarta, Kamis (3/9/2026).
Welfizon menyebut pihaknya juga telah mengunjungi lima pulau, yakni Pulau Pari, Pulau Pramuka, Pulau Panggang, Pulau Kelapa, dan Pulau Harapan. Untuk melihat kondisi transportasi sekaligus mendengar keluhan dan aspirasi warga.
Menurutnya, persoalan transportasi tidak hanya berkaitan dengan mobilitas sehari-hari. Warga juga menghadapi keterbatasan angkutan antarpulau untuk kebutuhan mendesak.
"Disampaikan angkutan antarpulau, terutama untuk masyarakat yang sakit yang harus ke puskesmas itu kadang harus melakukan sewa kapal," ujar Welfizon.
Keterbatasan jumlah kapal juga membuat warga di kepulauan Seribu harus berebut tiket.
"Karena terbatas itu biasanya terjadi war tiket. Jadi pada saat dibuka, tiketnya langsung habis," kata Welfizon.
Baca Juga: Transjakarta Kelola Transportasi Laut, Djoko Setijowarno Soroti Kapal Kayu dan Model BP Batam
Transjakarta juga menemui pengusaha kapal tradisional untuk membahas kemungkinan kerja sama. Para pengusaha kapal meminta dilibatkan sebagai operator apabila sistem pengelolaan baru mulai diterapkan.
Melihat kondisi itu, Welfizon menegaskan bahwa Transjakarta mengambil langkah cepat karena peralihan pengelolaan ditargetkan berlangsung Juni 2027.
"Dalam waktu hampir sebulan ke depan karena ditargetkan Juni 2027 sudah terjadi peralihan pengelolaan. Kami mengambil langkah-langkah cepat untuk bisa menunaikan ataupun menjalankan penugasan ini," jelasnya.
Perusahaan menargetkan pembentukan anak usaha pada Januari 2027. Setelah itu, proses operasional dan pengurusan perizinan ditargetkan berjalan hingga pengalihan pengelolaan pada Juni 2027.
Skema baru tersebut nantinya tidak hanya berfokus pada angkutan penumpang. Transjakarta akan mengembangkan layanan berdasarkan tiga kebutuhan utama, yakni perjalanan komuter warga, pengiriman logistik, serta perjalanan wisata di Kepulauan Seribu.
Baca Juga: Transjakarta Kelola Transportasi Kepulauan Seribu Mulai 2027
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 3Cara Login dan Mengisi Aplikasi Sahabat KBC Kemenag untuk Guru dan Murid
- 4Denmark Terbuka: Kena Kartu Merah di Semifinal, Fajar/Fikri Minta Peraturan Baru Time Clock Ditinjau Ulang
- 5Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 6Dorongan Hak Angket Ijazah Gibran Menguat, Jokowi Mulai Panik?
- 7Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 8Prediksi Skor Roma vs Genoa 18 Oktober 2026: Giallorossi Diunggulkan
- 9MAKI Desak KPK Cegah Nusron Wahid ke Luar Negeri
- 10Presiden Prabowo Terima Kunjungan Sekjen PBB António Guterres di Hambalang








