Akurat

Ricuh Aksi di DPR RI, Transportasi Terganggu dan Pedagang Merugi

Ahada Ramadhana | 25 Agustus 2025, 16:20 WIB
Ricuh Aksi di DPR RI, Transportasi Terganggu dan Pedagang Merugi

AKURAT.CO Aksi demonstrasi di depan Gedung DPR RI, Jakarta, Senin (25/8/2025), berujung ricuh dan berdampak pada arus transportasi di sekitar lokasi.

Sejumlah pengguna transportasi umum maupun kendaraan pribadi terpaksa menunggu situasi kondusif agar bisa melanjutkan perjalanan.

Kendaraan roda dua menjadi yang paling terdampak. Banyak pengendara harus berputar mencari jalur alternatif karena akses menuju Slipi dan sekitarnya ditutup aparat.

“Saya muter-muter cari jalan. Mau ke Slipi pulang nggak bisa lewat. Bingung saya,” kata Siti, salah satu pengendara motor.

Sementara itu, pedagang kecil juga ikut terkena imbas. Anwar, pedagang kopi keliling, mengaku pendapatannya menurun drastis karena massa aksi lebih fokus berorasi dibanding membeli dagangan.

“Biasanya ada saja yang beli, tapi hari ini sepi. Sudah keliling beberapa titik, cuma sedikit yang beli kopi atau minuman es,” keluhnya.

Baca Juga: Mega Show Oktober 2025: Ajang Mencari Winning Product untuk Hasilkan Cuan dalam Negeri

Berdasarkan pantauan Akurat.co, massa aksi terbagi dalam dua kubu.

Di depan Gerbang Pancasila, mahasiswa dari berbagai universitas seperti Moestopo, Unindra, Pancasila, serta organisasi mahasiswa GMNI terus berorasi di bawah pengawasan ketat aparat kepolisian.

Di sisi lain, massa yang sebelumnya dipukul mundur ke arah Slipi, Jakarta Barat, kembali bergerak menuju Gedung DPR untuk bergabung dengan kelompok utama.

Sekitar pukul 14.40 WIB, situasi kembali memanas setelah massa melempari aparat dengan batu dan botol plastik.

Aparat gabungan dari Sabhara, Brimob, dan TNI AD kemudian menembakkan water cannon dan mengerahkan mobil komando untuk memukul mundur massa ke arah Slipi.

Hingga sore hari, situasi di sekitar DPR RI masih tegang dan arus lalu lintas belum sepenuhnya normal.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.