Pria Bertato Residivis Diborgol Polsek Tambora Usai Melancarkan Pencurian Handphone dengan Modus COD
Dwana Muhfaqdilla | 24 Maret 2024, 15:21 WIB

AKURAT.CO Polisi menangkap pria bertato berinisial ATJ (33) yang Residivis berbagai kasus, usai melakukan kekerasan dan pencurian handphone milik Hirgal S, di Jalan Sawah Lio Jembatan Lima, Tambora, Jakarta Barat.
Kapolsek Tambora, Kompol Donny Agung Harvida mengatakan, modus pencurian pelaku yakni mengunggah foto barang yang ingin dijual melalui Facebook. Konsumen yang tertarik kemudian diajak untuk Cash On Delivery (COD).
"Saat COD itu pelaku melakukan ancaman kepada korban dengan menggunakan senjata tajam," katanya saat konferensi pers di kantornya, dikutip Minggu (24/3/2024).
Lebih lanjut, Donny mengungkapkan, pelaku biasanya beraksi dengan dua temannya agar aksinya mulus dan cepat. Adapun saat ini teman pelaku yang berinisial M dan A masih dalam pengejaran (DPO).
"Pelaku yang kita tangkap ini pentolannya dari kawanan Curas," ungkap Donny.
Adapun aksi curas yang terakhir ini dilakukan pada Senin, 4 Maret 2024. Saat itu, pelaku melakukan COD dengan calon korbannya yang ingin membeli sebuah handphone.
Saat tiba di lokasi, pelaku yang sudah bertemu korbannya di tempat sepi itu tanpa basa basi langsung melakukan pengancaman kepada korban dengan menggunakan senjata tajam.
"Pelaku sempat mengancam korban agar jangan berteriak, jika bahkan diancam dibunuh jika berteriak," tungkasnya.
Diketahui, duda beranak satu ini nekat kembali berulah untuk memenuhi kebutuhan ekonomi sehari-harinya. Selain itu, pelaku juga menggunakan uang tersebut untuk membeli narkoba jenis sabu.
Atas perbuatannya, pelaku disangkakan Pasal 365 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) jo Pasal 2 Ayat (1) UU Darurat Nomor 12 Tahun 1951 dengan ancaman 9 tahun penjara.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Denmark Terbuka: Kena Kartu Merah di Semifinal, Fajar/Fikri Minta Peraturan Baru Time Clock Ditinjau Ulang
- 2Tumbang Lawan Lazio, Juventus Mulai Pertimbangkan Depak Luciano Spalletti dan Bidik Antonio Conte
- 3Dorongan Hak Angket Ijazah Gibran Menguat, Jokowi Mulai Panik?
- 4Prediksi Skor Roma vs Genoa 18 Oktober 2026: Giallorossi Diunggulkan
- 5Korlantas Polri Gelar Bakti Sosial Jumat Sedekah di TPS Rawajati Jakarta Selatan, ke Depannya Akan Dilaksanakan Rutin
- 6Kalender Jawa 17 Oktober 2026: Weton Sabtu Pahing Memiliki Semangat Hidup yang Tinggi
- 7BCA dan BI Gelar Kompetisi QRIS di Royal Plaza Surabaya, Libatkan 475 Tenant
- 8Adira Finance Perkuat Ekspansi Daerah Usai Merger Mandala, Bidik Pasar Indonesia Timur
- 9MAKI Desak KPK Cegah Nusron Wahid ke Luar Negeri
- 10Presiden Prabowo Terima Kunjungan Sekjen PBB António Guterres di Hambalang






