Akurat Logo

BI Proyeksi The Fed Naikkan Suku Bunga Lagi di Kuartal IV 2026

Esha Tri Wahyuni | 28 September 2026, 19:41 WIB
BI Proyeksi The Fed Naikkan Suku Bunga Lagi di Kuartal IV 2026
Gubernur Bank Indonesia (BI) Destry Damayanti. - ANTARA FOTO/Rivan Awal Lingga

AKURAT.CO Bank Indonesia (BI) mewaspadai dampak lanjutan dari kebijakan suku bunga bank sentral Amerika Serikat atau Federal Reserve (The Fed) terhadap stabilitas ekonomi negara berkembang, termasuk Indonesia.

BI memproyeksikan The Fed masih akan menaikkan suku bunga acuannya satu kali lagi pada triwulan IV 2026.

Gubernur BI, Destry Damayanti mengatakan, kenaikan suku bunga The Fed berpotensi memperkuat dolar AS sekaligus memengaruhi arah aliran modal global.

Baca Juga: Caplok Asuransi Etiqa, Maybank Indonesia Mulai Beroperasi sebagai Grup Keuangan Terintegrasi

Kondisi tersebut menjadi perhatian bagi negara berkembang karena investor dapat kembali mengalihkan dananya ke Amerika Serikat ketika imbal hasil aset dolar meningkat.

"Seperti kita ketahui, belum lama ini The Fed juga menaikkan suku bunganya sebesar 25 basis poin, dan kami masih memperkirakan akan ada kenaikan satu kali lagi di triwulan IV," kata Destry dalam rapat kerja bersama Komisi XI DPR RI di Kompleks Parlemen, Jakarta, Senin (28/9/2026).

The Fed pada 16 September 2026 memang menaikkan target suku bunga federal funds sebesar 25 basis poin menjadi 3,75%-4,00%.

Keputusan tersebut merupakan kenaikan suku bunga pada September, sedangkan proyeksi mengenai kemungkinan kenaikan berikutnya pada triwulan IV berasal dari perkiraan BI.

Menurut Destry, kenaikan suku bunga AS turut mendorong penguatan dolar terhadap berbagai mata uang.

Baca Juga: Maybank Indonesia dan Sunway Medical Centre Jalin Kemitraan Strategis, Manjakan Nasabah Premier Lewat Akses Kesehatan Eksklusif

Indeks dolar AS (DXY) tercatat berada di level 101,11, sedangkan indeks dolar terhadap mata uang negara-negara Asia berada di level 96,26.

Halaman:
Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.