Investasi Besar Dorong Transformasi Ekonomi Timur Tengah

AKURAT.CO Citigroup Inc melihat kawasan Timur Tengah memasuki fase pertumbuhan ekonomi baru yang berpotensi berlangsung selama satu dekade.
CEO Citigroup, Jane Fraser, menyebut arus investasi besar-besaran dan diversifikasi ekonomi sebagai pendorong utama.
“Timur Tengah mungkin akan mengalami lonjakan pertumbuhan selama satu dekade ke depan dalam hal jumlah investasi, industri baru, dan klien baru yang masuk,” ucapnya dilansir dari laman bloomberg.
Baca Juga: OJK Dorong Pertumbuhan Kredit UMKM di Tengah Tekanan Ekonomi Global
Negara-negara Teluk, tambah Jane, memang tengah gencar melakukan transformasi ekonomi. Mereka mengucurkan dana miliaran dolar untuk mengurangi ketergantungan pada minyak, sekaligus memperkuat sektor nonmigas.
"Investasi juga diarahkan keluar kawasan, memperluas jejaring bisnis dengan Asia, khususnya India dan China," ucapnya.
Bahkan, sejumlah bank internasional memanfaatkan peluang ini. Citigroup, bersama JPMorgan Chase & Co, Lazard Inc, dan Jefferies Financial Group Inc, memperluas kehadirannya di negara Teluk.
JPMorgan bahkan berencana menambah lebih dari 100 staf di wilayah ini dalam beberapa tahun ke depan.
Selain investasi langsung, pasar modal Timur Tengah juga semakin semarak. Pemerintah kawasan Teluk mendorong privatisasi perusahaan milik negara serta IPO swasta, sehingga mencatatkan total dana lebih dari USD5 miliar tahun ini.
Baca Juga: Ketua LPS: Soemitronomics Kunci Indonesia Melewati Berbagai Krisis Ekonomi Global
Menurut Fraser, kombinasi reformasi ekonomi, konektivitas global, dan geliat pasar modal menjadikan Timur Tengah sebagai pusat pertumbuhan baru.
“Hubungan bisnis dengan India dan China menambah daya tarik kawasan ini bagi investor global,” ujarnya.
Dengan peta ekonomi yang kian beragam, Timur Tengah dipandang tidak hanya sebagai eksportir energi, tetapi juga pusat keuangan dan industri baru dunia.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 6Prediksi Skor Roma vs Genoa 18 Oktober 2026: Giallorossi Diunggulkan
- 7Cara Cek Desil Online Oktober 2026 Pakai NIK KTP, Ini Link Resminya
- 8Kalender Jawa 16 Oktober 2026: Weton Jumat Legi Disebut Punya Karakter Unik
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK









