AKURAT.CO Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump kembali menekan Gubernur bank sentral AS, Jerome Powell, agar segera memangkas suku bunga acuan.
Desakan tersebut disampaikan menyusul laporan inflasi bulan April yang menunjukkan pelemahan harga konsumen selama tiga bulan berturut-turut.
“Tidak ada inflasi, dan harga bensin, energi, bahan makanan, serta hampir semua barang lainnya Turun!!!,” tulis Trump dalam unggahan media sosialnya dikutip dari laman bloomberg.
Oleh karena itu, lanjut Trump, The Fed harus segera turunkan Suku Bunga, seperti yang dilakukan Eropa dan China. Sebetulnya apa yang salah dengan Powell yang selalu mengambil kebijakan terlambat?
Baca Juga: Donald Trump Dikabarkan Akan Akui Negara Palestina Tanpa Hamas
Trump menilai kebijakan The Fed saat ini tidak adil bagi ekonomi AS yang menurutnya sedang dalam fase siap tumbuh. Ia mendorong bank sentral untuk lebih agresif menstimulasi pertumbuhan.
Seperti yang diketahui, laporan indeks harga konsumen (IHK) AS menunjukkan kenaikan 0,2% pada April, lebih rendah dari ekspektasi pasar.
Sejumlah harga sektor jasa seperti tiket pesawat, hotel, dan hiburan mengalami penurunan, yang mencerminkan melemahnya permintaan barang non-esensial.
Kondisi tersebut menjadi alasan Trump agar Powell segera menyesuaikan kebijakan suku bunga. Namun demikian, sejumlah analis menilai The Fed cenderung berhati-hati.
Berdasarkan data futures, pasar memperkirakan suku bunga masih akan ditahan pada pertemuan Juni dan Juli, sebelum kemungkinan pemangkasan terjadi pada kuartal akhir tahun ini.
Baca Juga: Donald Trump Sebut 4 Pihak Minat Akuisisi TikTok, Siapa Saja?
Trump sebelumnya telah memberlakukan tarif global terhadap hampir seluruh mitra dagang utama AS.
Namun, laporan April menunjukkan bahwa banyak barang impor yang beredar belum terkena tarif, sehingga dampak kebijakan tersebut baru akan terasa dalam beberapa bulan mendatang.
“Perkiraan kami menunjukkan lonjakan harga akan terjadi pada Juni dan Juli akibat tarif,” ujar Michael Hanson, ekonom JPMorgan Chase & Co. dalam catatannya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Belajar dari Jepang, Erick Thohir Ingin Timnas Indonesia Punya Dua Skuad Berkualitas
- 2Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 3Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 4Aprilia Buang Peluang Emas Meski Kuasai 4 Besar di Mandalika, Marc Marquez Pemenang Sesungguhnya!
- 5Kalender Jawa 13 Oktober 2026: Watak Weton Selasa Pon, Setia tetapi Mudah Cemburu
- 6Rusia Perluas Pangkalan Militer di Libya, NATO Terancam dari Dua Arah
- 7Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Usut Korupsi BNPB, KPK Endus Keterlibatan Perusahaan Keluarga dan Orang Kepercayaan Suharyanto
- 10BGN Resmikan 980 Dapur MBG untuk Wilayah 3T










