Pertumbuhan Ekonomi Melambat, Sektor Pertanian dan Jasa Jadi Penopang Utama Kuartal I 2025

AKURAT.CO Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal I 2025 hanya mencapai 4,87% secara tahunan (year-on-year/yoy).
Angka ini menandai perlambatan jika dibandingkan kuartal IV 2024 yang mencatat pertumbuhan 5,02%, maupun kuartal I 2024 yang sebesar 5,11%.
Meski pertumbuhan melambat, lapangan usaha sektor pertanian dan jasa justru menunjukkan performa impresif sebagai pendorong utama pertumbuhan di awal tahun 2025.
“Pertumbuhan sektor pertanian mencapai 10,52 persen yoy dengan kontribusi 12,66 persen terhadap PDB. Ini didorong panen raya padi dan jagung di beberapa wilayah sentra produksi,” ujar Kepala BPS, Amalia Adininggar Widyasanti, dalam konferensi pers, Senin (5/5/2025).
Baca Juga: Ekonomi Indonesia Terkoreksi, BPS Catat Pertumbuhan Hanya 4,87 Persen
Sektor jasa lainnya juga mencatatkan pertumbuhan signifikan. Jasa perusahaan tumbuh 9,27%, jasa lainnya naik 9,84%, dan transportasi serta pergudangan meningkat 9,01%.
Peningkatan tersebut dipengaruhi oleh naiknya mobilitas masyarakat, persewaan properti, dan melonjaknya kunjungan wisatawan baik domestik maupun mancanegara.
“Jasa lainnya seperti hiburan dan rekreasi sangat terdorong karena meningkatnya jumlah perjalanan wisata Nusantara dan mancanegara,” lanjut Amalia.
Sementara itu, lapangan usaha industri pengolahan tetap menjadi kontributor terbesar terhadap PDB dengan pertumbuhan 4,55% dan kontribusi sebesar 19,25%. Disusul sektor perdagangan dengan pertumbuhan 5,03%.
Baca Juga: Inflasi Emas Tembus 10 Persen, BPS Imbau Masyarakat Waspada dalam Berinvestasi
Meskipun demikian, sektor pertambangan menjadi satu-satunya lapangan usaha utama yang mengalami kontraksi sebesar 1,23%. Hal tersebut dipicu oleh menurunnya permintaan batu bara global dan pemeliharaan (maintenance) besar pada tambang emas dan tembaga di Papua Tengah.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 5Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 6Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 7Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK









