AKURAT.CO Pasar tenaga kerja Amerika Serikat (AS) terus menunjukkan ketahanan yang luar biasa, meskipun berhadapan dengan berbagai tantangan ekonomi yang kompleks.
Menurut Gubernur The Fed San Francisco, Mary Daly, ada stabilitas pasar tenaga kerja berdasarkan data terbaru yang mencerminkan pertumbuhan lapangan kerja signifikan pada November 2024.
Pasar tenaga kerja saat ini tetap dalam posisi yang baik, hal ini dapat dibuktikan melalui penambahan 227.000 lapangan kerja pada bulan November lalu menjadi bukti nyata kekuatan pasar, meskipun sempat terganggu oleh badai dan aksi mogok buruh.
"Faktanya bahwa setiap pekerja pengangguran memiliki peluang untuk setidaknya satu lowongan pekerjaan menandakan keseimbangan pasar tenaga kerja yang solid.” ujar Daly saat berbicara di Hoover Institution, Universitas Stanford melalui lansiran Bloomberg, dikutip Minggu (8/12/2024).
Namun, tambahnya, data ketenagakerjaan ini juga diiringi dengan peningkatan tingkat pengangguran yang membuat para ekonom dan pembuat kebijakan memperhatikan dinamika lebih dalam.
Sebab hal ini menjadi titik perhatian utama menjelang laporan inflasi yang akan dirilis minggu depan. Para pembuat kebijakan The Fed diperkirakan akan menggunakan data ini sebagai salah satu landasan untuk menentukan arah kebijakan moneter pada pertemuan penting 17-18 Desember mendatang di Washington.
Sementara itu, para investor mulai menunjukkan antisipasi tinggi terhadap kemungkinan penurunan suku bunga pada Desember. The Fed sendiri telah memangkas suku bunga sebanyak tiga kali sepanjang tahun ini, termasuk pemangkasan besar setengah poin pada September.
"Langkah tambahan sebesar seperempat poin juga menjadi salah satu prediksi yang cukup kuat dari pasar. Namun pentingnya evaluasi menyeluruh sebelum membuat keputusan besar yang akan memengaruhi dinamika ekonomi di tahun mendatang," paparnya kembali.
Optimisme ini tentunya, tambah Daly, memberikan angin segar di tengah kekhawatiran perlambatan ekonomi global. Stabilitas pasar tenaga kerja menjadi pilar penting yang membantu menjaga pertumbuhan ekonomi AS di tengah tantangan yang tak terhindarkan.