Pemerintah Serap Rp10,2 Triliun dari Lelang 7 Seri SBN
Demi Ermansyah | 6 November 2024, 17:00 WIB

AKURAT.CO Pemerintah menyerap dana senilai Rp10,2 triliun dari lelang tujuh seri Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) pada 5 November 2024.
Dalam keterangan resmi, di Jakarta, Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko (DJPPR) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) mengungkapkan total penawaran masuk pada lelang kali ini mencapai Rp16,27 triliun, atau oversubscribe 1,6 kali.
Ketujuh seri yang dilelang, di antaranya SPNS29052025 (pembukaan kembali), SPNS04082025 (penerbitan baru), PBS032 (pembukaan kembali), PBS030 (pembukaan kembali), PBS004 (pembukaan kembali), PBS039 (pembukaan kembali), dan PBS038 (pembukaan kembali). Lelang dilakukan melalui sistem lelang Bank Indonesia (BI).
Ketujuh seri yang dilelang, di antaranya SPNS29052025 (pembukaan kembali), SPNS04082025 (penerbitan baru), PBS032 (pembukaan kembali), PBS030 (pembukaan kembali), PBS004 (pembukaan kembali), PBS039 (pembukaan kembali), dan PBS038 (pembukaan kembali). Lelang dilakukan melalui sistem lelang Bank Indonesia (BI).
Serapan terbesar berasal dari seri SPNS04082025 yang dimenangkan sebesar Rp3,6 triliun. Seri ini menerima penawaran masuk sebesar Rp3,82 triliun dengan imbal hasil (yield) rata-rata tertimbang yang dimenangkan 6,24394%.
Serapan berikutnya, yaitu seri PBS032 yang dimenangkan senilai Rp2,25 triliun dari penawaran masuk Rp2,63 triliun. Imbal hasil rata-rata tertimbang yang dimenangkan seri ini yaitu 6,61962%.
Selanjutnya, pemerintah menyerap dana Rp2,1 triliun dari seri SPNS29052025 yang mencatatkan penawaran masuk Rp2,23 triliun, dengan imbal hasil rata-rata tertimbang yang dimenangkan 6,20000%.
Pemerintah memenangkan nominal sebesar Rp900 miliar dari seri PBS039. Penawaran masuk untuk seri ini tercatat sebesar Rp2,35 triliun dengan imbal hasil rata-rata tertimbang yang dimenangkan 6,96967%.
Lalu, serapan lainnya berasal dari seri PBS030 yang dimenangkan sebesar Rp800 miliar. Penawaran masuk untuk seri ini mencapai Rp1,23 triliun, sementara imbal hasil rata-rata tertimbang yang dimenangkan yaitu 6,59630 persen.
Dari seri PBS038, pemerintah menyerap dana Rp400 miliar dari penawaran masuk Rp3,58 triliun, dengan imbal hasil rata-rata tertimbang yang dimenangkan 6,99798%.
Serapan terakhir adalah seri PBS004 yang dimenangkan sebesar Rp150 miliar. Seri ini menerima penawaran masuk Rp425 miliar dengan imbal hasil rata-rata tertimbang yang dimenangkan 6,84800%.
Serapan berikutnya, yaitu seri PBS032 yang dimenangkan senilai Rp2,25 triliun dari penawaran masuk Rp2,63 triliun. Imbal hasil rata-rata tertimbang yang dimenangkan seri ini yaitu 6,61962%.
Selanjutnya, pemerintah menyerap dana Rp2,1 triliun dari seri SPNS29052025 yang mencatatkan penawaran masuk Rp2,23 triliun, dengan imbal hasil rata-rata tertimbang yang dimenangkan 6,20000%.
Pemerintah memenangkan nominal sebesar Rp900 miliar dari seri PBS039. Penawaran masuk untuk seri ini tercatat sebesar Rp2,35 triliun dengan imbal hasil rata-rata tertimbang yang dimenangkan 6,96967%.
Lalu, serapan lainnya berasal dari seri PBS030 yang dimenangkan sebesar Rp800 miliar. Penawaran masuk untuk seri ini mencapai Rp1,23 triliun, sementara imbal hasil rata-rata tertimbang yang dimenangkan yaitu 6,59630 persen.
Dari seri PBS038, pemerintah menyerap dana Rp400 miliar dari penawaran masuk Rp3,58 triliun, dengan imbal hasil rata-rata tertimbang yang dimenangkan 6,99798%.
Serapan terakhir adalah seri PBS004 yang dimenangkan sebesar Rp150 miliar. Seri ini menerima penawaran masuk Rp425 miliar dengan imbal hasil rata-rata tertimbang yang dimenangkan 6,84800%.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Belajar dari Jepang, Erick Thohir Ingin Timnas Indonesia Punya Dua Skuad Berkualitas
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Aprilia Buang Peluang Emas Meski Kuasai 4 Besar di Mandalika, Marc Marquez Pemenang Sesungguhnya!
- 5Kalender Jawa 13 Oktober 2026: Watak Weton Selasa Pon, Setia tetapi Mudah Cemburu
- 6Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 7Rusia Perluas Pangkalan Militer di Libya, NATO Terancam dari Dua Arah
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 10Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu









