Saran Misbakhun ke Pemerintah Agar Bisa Tarik Lebih Banyak FDI

AKURAT.CO Ketua Komisi XI DPR RI, Mukhammad Misbakhun menegaskan bahwasanya pemerintah wajib memiliki serangkaian kebijakan untuk menarik lebih banyak investasi asing langsung (Foreign Direct Investment/FDI).
Di mana kebijakan ini meliputi fasilitas seperti tax holiday dan PPN Ditanggung Pemerintah (DTP), yang telah lama menjadi strategi Indonesia untuk menarik minat investor asing.
"Fasilitas ini menjadi daya tarik tersendiri bagi investor, mengingat tingginya persaingan dengan negara-negara tetangga seperti Vietnam, Malaysia, dan Thailand," ucapnya ketika ditemui di kantor DPR RI, Senin (4/11/2024).
Baca Juga: Mengupas Masa Depan Teknologi di 2nd FDI (Festival of Digital Innovation)
Namun, tambahnya, kebijakan pajak yang memberikan insentif bagi investor asing ini sebenarnya tidak secara langsung berhubungan dengan pelemahan rupiah, melainkan lebih ke upaya meningkatkan daya tarik investasi asing.
"Meski begitu, efek jangka panjang dari meningkatnya FDI ini diharapkan dapat memperkuat cadangan devisa Indonesia, yang nantinya akan membantu stabilisasi nilai tukar rupiah," pungkasnya.
Selain kebijakan fiskal, tambahnya, perubahan undang-undang melalui Omnibus Law juga menjadi sorotan. Beberapa pasal dalam Omnibus Law baru-baru ini dibatalkan oleh Mahkamah Konstitusi (MK), yang berarti pemerintah dan DPR perlu meninjau ulang bagian-bagian tertentu dari undang-undang tersebut.
"Omnibus Law yang mencakup berbagai sektor seperti ketenagakerjaan, diharapkan dapat memberikan kepastian hukum dan kemudahan bagi investor asing untuk menanamkan modal di Indonesia," tegasnya.
Dengan adanya revisi ini, lanjutnya, pemerintah diharapkan bisa segera memberikan kepastian terkait peraturan ketenagakerjaan, sehingga bisa lebih menarik bagi investor asing yang ingin beroperasi di berbagai sektor.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Belajar dari Jepang, Erick Thohir Ingin Timnas Indonesia Punya Dua Skuad Berkualitas
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Aprilia Buang Peluang Emas Meski Kuasai 4 Besar di Mandalika, Marc Marquez Pemenang Sesungguhnya!
- 5Kalender Jawa 13 Oktober 2026: Watak Weton Selasa Pon, Setia tetapi Mudah Cemburu
- 6Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 7Rusia Perluas Pangkalan Militer di Libya, NATO Terancam dari Dua Arah
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Usut Korupsi BNPB, KPK Endus Keterlibatan Perusahaan Keluarga dan Orang Kepercayaan Suharyanto
- 10BGN Resmikan 980 Dapur MBG untuk Wilayah 3T









