China Luncurkan Rute Kereta Cepat Malam Hong Kong-Beijing-Shanghai

AKURAT.CO China meresmikan rute kereta cepat baru yang menghubungkan Hong Kong dengan Beijing dan Shanghai. Rute baru ini mulai beroperasi pada 15 Juni 2024, memberikan alternatif perjalanan yang lebih cepat dan nyaman bagi para penumpang.
Kereta ini berangkat dari Stasiun Hong Kong West Kowloon pada malam hari dan tiba di Beijing pukul 06.53, menempuh perjalanan sekitar 12,5 jam. Sedangkan perjalanan menuju Shanghai memakan waktu 11 jam, tiba pada pukul 06.45. Untuk perjalanan kembali, kereta dari Beijing dan Shanghai ke Hong Kong berangkat pada jam 8 malam dan tiba di Hong Kong masing-masing pada pukul 07.47 dan 07.29 keesokan harinya.
Jadwal operasional kereta ini adalah empat hari dalam seminggu, yaitu dari Jumat malam hingga Senin malam. "Ini akan lebih nyaman dan lebih cepat, mengurangi waktu perjalanan sekitar setengahnya, dan akan mencakup tujuan yang lebih luas termasuk kota-kota tempat wisata populer," ujar John Lee, Kepala Eksekutif Daerah Administratif Khusus (SAR) Hong Kong, dikutip dari CNN pada Selasa (18/6/2024).
Baca Juga: Balas Sanksi Tarif, China Selidiki Anti Dumping Impor Daging Babi dari Eropa
Untuk diketahui, layanan kereta Beijing-Kowloon dan Shanghai-Kowloon pertama kali diluncurkan pada tahun 1997. Sebelumnya, perjalanan kereta api ke Beijing memakan waktu 24 jam, sedangkan perjalanan ke Shanghai sekitar 19 jam. Layanan ini ditangguhkan selama pandemi pada tahun 2020 dan kini digantikan oleh opsi kecepatan tinggi yang baru diluncurkan.
Rute baru ini memangkas waktu tempuh hampir setengahnya meskipun tidak secepat kereta peluru yang beroperasi di siang hari. Saat ini, perusahaan kereta api China mengoperasikan satu kereta berkecepatan tinggi setiap hari ke Beijing dengan waktu tempuh sekitar 8,5 jam, dan ke Shanghai sekitar 7,5 jam.
Meskipun bukan yang tercepat, kereta malam ini menawarkan waktu istirahat yang cukup kepada para penumpang. Kereta ini sangat cocok bagi wisatawan yang tidak ingin menghabiskan waktu siang hari mereka di kereta atau mereka yang ingin menghemat biaya perjalanan.
Kereta terdiri dari 16 gerbong, termasuk 13 gerbong tidur, dua gerbong kelas dua, dan satu gerbong makan. Pilihan tempat duduk yang tersedia adalah kelas dua (tanpa tempat tidur), kelas sleeper, dan kelas deluxe sleeper. Harga tiket berkisar antara HKD937 hingga HKD1.506 atau USD120-193 untuk rute Hong Kong-Beijing. Sementara tarif Hong Kong-Shanghai berkisar HKD682 hingga HKD2.128 atau USD88-273.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Kenapa Massa Geruduk Rumah Doa GKPI Tangerang? Ini Kronologi dan Duduk Perkaranya
- 2Update Medali Asian Games 2026 Hari Ini: Indonesia Raih 20 Medali, Cek Klasemennya!
- 3Dua Land Cruiser Disebut Bawa Rp480 Miliar ke Muktamar NU, Gus Lilur Kaitkan Rp180 Miliar dengan Nusron
- 4Prediksi Skor Norwegia vs Denmark di Nations League 25 September 2026
- 5Prediksi Skor Serbia vs Yunani di UEFA Nations League 2026-27: Starting XI, H2H, dan Semua Prediksi
- 6Presiden Suriah Bercanda dengan Trump: Kenapa Tak Beri New Jersey ke Israel?
- 7Prediksi Skor Belanda vs Jerman 25 September 2026: Debut Xavi dan Klopp
- 8Kalender Jawa 23 September 2026: Watak Weton Rabu Pon Dikenal Cerdas dan Mudah Bergaul
- 9Prabowo Undang Pakar dan Akademisi ke Istana, Diskusi Pengelolaan Gambut hingga Pencegahan Karhutla
- 10Aliran Dana Rp3,5 Miliar Waskita Karya ke Mantan Ketum Hipmi Akbar Himawan Sudah Masuk Gelar Perkara KPK







