Akurat

Kerap Menjadi Pembicaraan di Media Sosial, Benarkah Gen Z Malas Bekerja?

Muhtar S. Syihabuddin | 26 Desember 2023, 18:33 WIB
Kerap Menjadi Pembicaraan di Media Sosial, Benarkah Gen Z Malas Bekerja?

AKURAT.CO Unggahan perihal generasi Z (gen Z) yang dinilai memiliki etos kerja lebih rendah dan dianggap malas bekerja seringkali ramai diperdebatkan di media sosial. 

Beberapa pandangan menyatakan bahwa gen Z cenderung kurang bersemangat dalam bekerja jika dibandingkan dengan generasi sebelumnya. 

Perlu diketahui, gen Z sendiri merupakan generasi individu yang lahir antara tahun 1997 dan 2012, atau yang berusia antara 11 hingga 26 tahun pada tahun 2023.

Menurut data yang diterbitkan oleh GWI, sebuah lembaga riset di Amerika Serikat menyebutkan sebanyak 72% dari gen Z diketahui sangat membatasi diri dalam urusan kehidupan dan pekerjaan mereka. 

Baca Juga: Solidaritas di Tengah Gempuran Perang, Perayaan Natal di Palestina dirayakan Sederhana sebagai Sikap Duka

Banyak dari mereka mengadopsi gaya hidup santai dan nyaman, yang sering kali diartikan sebagai kurangnya motivasi dan kemampuan bekerja sama dengan tim di lingkungan kerja.

Namun, berbagai sumber menyebutkan bahwa sikap gen Z terhadap pekerjaan juga dipengaruhi oleh kemajuan teknologi yang memberikan segala sesuatu dengan cepat dan mudah. 

Meskipun demikian, sikap malas bekerja yang terlihat pada gen Z dapat diatasi melalui pelatihan, dan lebih dari 37% dari mereka menyatakan menghargai arahan dari rekan kerja.

Riset dari IDN Research Institute menunjukkan bahwa sebenarnya gen Z termasuk individu yang mau bekerja lembur, dan mereka sangat mempertimbangkan waktu ideal dalam lingkungan kerja untuk mencapai stabilitas karier.

Bahkan sekitar 67% dari generasi Z menunjukkan bersedia dan tidak keberatan untuk bekerja lebih lama atau lembur dengan adanya tambahan gaji. 

Baca Juga: Manfaat Shalat Lima Waktu bagi Kesehatan Menurut Islam

Selain itu, generasi Z menaruh perhatian cukup besar pada prioritas jenjang karir, dengan sekitar 64% dari mereka menganggap jenjang karir sebagai aspek yang sangat penting.

Penyebab Gen Z Dinilai Malas Bekerja

Selain karena generasi ini hidup di era kemajuan teknologi yang mana banyak hal bisa didapat secara instan. Namun ternyata keluarga dan lembaga pendidikan juga memiliki peran cukup besar dalam menciptakan perilaku gen Z ini.

Beberapa orang tua bahkan terlibat dalam tindakan memberikan ‘dukungan finansial’ dengan cara membeli kursi atau tempat di sekolah atau di universitas, yang pada akhirnya mengurangi semangat dan motivasi individu generasi Z.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.