LPPOM MUI Ungkap Tinta Coblos Pemilu Harus Tersertifikasi Halal, Ternyata Ini Alasannya

AKURAT.CO Direktur Lembaga Pengkajian Pangan, Obat-obatan, dan Kosmetika (LPPOM) Majelis Ulama Indonesia (MUI), Muti Arintawati, berharap bahwa tinta yang digunakan dalam proses pencoblosan pada Pemilu 2024 harus memiliki sertifikasi halal.
Menurutnya, terdapat tiga prinsip yang diterapkan dalam sertifikasi halal.
"Sebentar lagi pemilu, nah harus dipastikan bahwa tinta yang digunakan tetap bisa tembus air sehingga aman saat seseorang akan berwudhu," ungkap Muti.
Pertama, memastikan bahwa semua bahan yang digunakan dalam proses produksi adalah halal.
Kedua, memastikan bahwa tidak ada kontaminasi bahan haram terhadap produk, baik itu berasal dari peralatan produksi, pekerja, maupun lingkungan produksi.
Ketiga, memastikan bahwa proses produksi halal dapat berjalan secara berkesinambungan.
Muti menyatakan bahwa sertifikat halal menjadi salah satu dokumen yang harus dimiliki oleh produsen tinta ketika mereka mengajukan penawaran tender kepada Komisi Pemilihan Umum (KPU).
Pengajuan sertifikasi halal untuk tinta dilakukan oleh pelaku usaha, bukan oleh lembaga pemeriksa halal (LPH).
Menurutnya, terdapat dua aspek yang perlu dipastikan sebelum tinta digunakan pada saat pemilu.
Pertama, bahan-bahan dalam tinta harus dijamin bebas dari unsur-unsur najis.
Kedua, tinta yang akan digunakan harus memiliki sifat tembus air agar aman digunakan ketika seseorang melakukan wudhu.
Baca Juga: Ribuan Galon Air Mineral Diberangkatkan Bersama BantuanTNI AL, MUI Beri Apresiasi kepada Le Minerale
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 2Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 7Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 8Fabio Calonego Akui Ditawari Naturalisasi, Tertarik Bela Timnas Indonesia
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK






